Parpol
Dek Gam Tunjuk Wapres Persiraja Nahkodai PAN Bireuen
Ketua DPW PAN Aceh, Nazaruddin Dek Gam, resmi menunjuk Wakil Presiden Persiraja Banda Aceh, Iswahyudi, sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Ansari Hasyim
Ringkasan Berita:
- Dalam struktur kepengurusan baru, Edi Supriadi dipercaya sebagai Sekretaris, sementara posisi Bendahara diisi Suriya Yunus, anggota DPRK Bireuen yang dinilai memiliki pengalaman politik dan jaringan legislatif yang matang. Komposisi ini memadukan energi baru dan pengalaman struktural.
- Iswahyudi yang dikenal luas di kalangan pecinta sepak bola Aceh menegaskan, kepemimpinannya tidak berhenti pada seremonial pelantikan.
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Ketua DPW PAN Aceh, Nazaruddin Dek Gam, resmi menunjuk Wakil Presiden Persiraja Banda Aceh, Iswahyudi, sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Bireuen periode 2026–2030.
Penunjukan ini bukan sekadar rotasi kepengurusan, melainkan sinyal kuat bahwa PAN Aceh tengah menyiapkan konsolidasi serius menjelang kontestasi politik 2029. Dek Gam dinilai memainkan strategi menghadirkan “figur populer” untuk mendongkrak elektabilitas partai di wilayah yang pernah menjadi basis suara potensial PAN pada awal era reformasi.
Dalam struktur kepengurusan baru, Edi Supriadi dipercaya sebagai Sekretaris, sementara posisi Bendahara diisi Suriya Yunus, anggota DPRK Bireuen yang dinilai memiliki pengalaman politik dan jaringan legislatif yang matang. Komposisi ini memadukan energi baru dan pengalaman struktural.
Iswahyudi yang dikenal luas di kalangan pecinta sepak bola Aceh menegaskan, kepemimpinannya tidak berhenti pada seremonial pelantikan. Ia menargetkan konsolidasi total di 17 kecamatan hingga ke tingkat ranting—level yang selama ini kerap menjadi titik lemah partai dalam menjaga militansi kader.
Baca juga: Hery Herman Saputra Resmi Pimpin PAN Lhokseumawe Periode 2026–2030
“Kami tidak ingin PAN hanya hidup saat pemilu. Mesin partai harus menyala setiap hari sampai ke akar rumput. Konsolidasi hingga ranting adalah harga mati,” tegasnya kepada wartawan, Minggu (15/2/2026).
Langkah ini dipandang sebagai upaya membangun kembali infrastruktur politik PAN di Bireuen yang dalam beberapa tahun terakhir dinilai kurang agresif. Dengan latar belakang manajerial di dunia olahraga, Iswahyudi diharapkan membawa pendekatan profesional dan disiplin organisasi ke dalam tubuh partai.
Fungsionaris senior PAN, Munzir Mustafa, menyebut regenerasi ini sebagai momentum penting. Menurutnya, partai berlambang matahari itu membutuhkan figur muda yang mampu menjembatani pemilih tradisional dengan generasi baru.
“Regenerasi ini bukan sekadar pergantian nama. Ini tentang arah baru. Di bawah kepemimpinan yang energik, PAN Bireuen punya peluang besar kembali bersinar,” ujarnya.
Namun tantangan yang dihadapi tidak ringan. PAN Bireuen harus bersaing dengan partai-partai lokal Aceh yang memiliki akar ideologis kuat serta jaringan kultural yang mengakar. Tanpa konsolidasi nyata dan kerja politik terukur, ambisi kebangkitan bisa terhenti pada tataran wacana.
Penunjukan Iswahyudi juga memperlihatkan langkah Dek Gam memperkuat basis internal PAN Aceh dengan figur loyal yang memiliki daya tarik publik. Jika strategi ini berhasil, Bireuen berpotensi menjadi salah satu lumbung suara penting bagi PAN di Aceh pada pemilu mendatang. (*)
| Partai Perjuangan Aceh Gelar FGD Bahas Putusan MK, Revisi UUPA, dan Eksistensi Partai Lokal |
|
|---|
| Pengurus NasDem Aceh Bakal Diisi Wajah Baru |
|
|---|
| Surya Paloh Ganti Ketua DPW NasDem Aceh dari Taufiqulhadi ke Irsan Sosiawan |
|
|---|
| Pasca Sandiaga Uno Keluar dari Gerindra, Prabowo Sindir Kader yang Jadikan Partai Seperti Bus |
|
|---|
| Profesor Bachtiar Aly Buka Rakerda dan Workshop Partai Hanura Se-Aceh di Langsa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/iswahyudi-ioijnkl.jpg)