Berita Pidie Jaya
11 Sapi Diserahkan Mahasiswa STIK untuk 10 Gampong di Pijay, 1 Ekor Dimasak Kuah Beulangong
Mahasiswa STIK Angkatan 83 menyerahkan 11 ekor sapi kepada warga di 10 gampong Pidie Jaya yang terdampak banjir bandang.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Mahasiswa STIK Angkatan 83 menyerahkan 11 ekor sapi kepada warga di 10 gampong Pidie Jaya yang terdampak banjir bandang.
- Satu ekor sapi dimasak menjadi kuah beulangong di Gampong Manyang Cut sebagai simbol solidaritas dan kebersamaan.
- Kapolres Pidie Jaya menegaskan kegiatan ini membantu pemulihan ekonomi sekaligus melestarikan tradisi meugang menyambut Ramadhan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan Ke-83/WPS menyerahkan 11 ekor sapi kepada pengungsi banjir bandang di 10 gampong di Pidie Jaya (Pijay), Selasa (17/2/2026).
Penyerahan sapi itu turut dihadiri Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, SIK, Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, Paping STIK, Kombes Pol Fahmi Reza, Wakil Ketua II DPRK Pidie Jaya, Rusydi Abdullah, hingga mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, dan Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh.
Data diperoleh Serambinews.com, Selasa (17/2/2026), menyebutkan, 11 ekor sapi meugang itu diserahkan kepada warga di 10 gampong di Pidie Jaya.
Adalah dua ekor di Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu dan satu ekor dimasak kuah beulangong untuk makan bersama.
Selanjutnya, satu ekor diserahkan di Gampong Mesjid Tuha, satu ekor di Blang Awe, dan satu ekor di Meunasah Lhok, kecamatan sama.
Lalu, di Kecamatan Meurah Dua, masing-masing satu ekor diserahkan Gampong Pante Beurene, Dayah Kruet, dan Gampong Genteng.
Baca juga: Bupati Serahkan 389 Ekor Sapi Meugang ke Korban Banjir di Aceh Timur
Untuk Kecamatan Bandar Dua, masing-masing diserahkan satu ekor di Gampong Babah Krueng dan Blang Dalam.
Ada pun di Kecamatan Trienggadeng, diserahkan satu ekor sapi di Gampong Teungkluet.
"Penyerahan sapi meugang itu dengan sasaran untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat terdampak banjir,” ujar Kapolres.
“Juga untuk melestarikan tradisi meugang sebagai bagian dari kearifan lokal dan budaya masyarakat Aceh menyambut bulan Ramadhan," terang Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, SIK, Selasa (17/2/2026).
Dikatakan Kapolres, dirinya mengapresiasi mahasiswa STIK terhadap kepedulian, sekaligus kontribusinya terhadap warga Pidie Jaya pascabanjir.
“Ini bentuk sinergitas antara Polri dengan masyarakat dalam membantu warga terdampak banjir," ujarnya.
Baca juga: Pemkab Pijay Buat Nomor Seri untuk Sapi Meugang Korban Banjir, Ini Tujuannya
Kasi Humas Polres Pidie Jaya, AKP Mahruzar Hariadi menyebutkan, satu ekor sapi disembelih di Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu untuk dimasak bersama mahasiswa STIK dan masyarakat.
Kegiatan itu turut dibantu mahasiswa KKN dari UGM Yogyakarta dan USK Banda Aceh.
“Kegiatan makan bersama menjadi simbol solidaritas dalam masa pemulihan pasca banjir,” pungkasnya.(*)
Sapi Meugang
mahasiswa STIK
Bantuan korban banjir
Kuah Beulangong
Pidie Jaya
Pijay
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Puskesmas Meureudu Dapat Ambulans Bantuan Presiden, Diserahkan Bupati Nyak Syi |
|
|---|
| Jembatan Aramco Rampung, Akses Bagi Warga Panton Raya–Tampui, Pijay Lancar |
|
|---|
| Saat Talkshow, Direktur UJA Ulas Kemandrian Pesantren DJA, Sedekah Rp 1.000 dan Bangun Rumah Duafa |
|
|---|
| Rumah Bantuan Kadin untuk Penyintas Banjir di Pidie Jaya Hampir Rampung, Begini Bentuknya |
|
|---|
| Kadin Tinjau Progres Pembangunan Rumah Bantuan Bagi Penyintas Banjir di Pidie Jaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mahasiswa-STIK-masak-kuah-beulangong.jpg)