Berita Nagan Raya
59 KK Warga Beutong Ateuh Nagan Raya Tempati Huntara Mandiri
Sebanyak 50 kepala keluarga (KK) warga Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, dilaporkan sudah mulai tempati hunian sementara (huntara) mandiri.
Penulis: Rizwan | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Sekitar 59 KK di Desa Babah Suak dan Kuta Teugoh telah menempati huntara mandiri saat Ramadhan.
- Huntara yang dibangun BNPB masih dalam tahap pengerjaan, dengan 15–20 KK sudah mulai menempatinya.
- Total korban banjir di Beutong Ateuh mencapai ratusan KK yang tersebar di Blang Puuk, Blang Meurandeh, Kuta Teungoh, dan Babah Suak.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Sebanyak 50 kepala keluarga (KK) warga Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, dilaporkan sudah mulai tempati hunian sementara (huntara) mandiri.
Huntara yang dibangun sendiri untuk korban banjir bandang tersebut dibiaya BNPB.
Saat bulan Ramadhan ini, warga tersebut sudah mulai menempati huntara mandiri tersebut.
Berdasarkan data diperoleh Serambi dari Plt Camat Beutong Ateuh, Zulkifli menjelaskan, jumlah huntara mandiri yakni di Desa Babah Suak 30 KK dan Desa Kuta Teugoh 29 KK.
"Saat ini ada sekitar 59 KK yang sudah tempati huntara mandiri," jelasnya.
Diakuinya, untuk huntara yang dibangun BNPB kini masih dalam pembangunan dan sekitar 15-20 KK sudah mulai menempatinya.
Baca juga: Polisi Bubarkan Balapan Liar di Pidie, Belasan Sepmor Diamankan
"Kita harapkan secepatnya semua bisa tempati huntara dan tidak lagi di tenda darurat," harapnya.
Plt Camat Beutong Ateuh, merincikan jumlah korban banjir bandang di Beutong Ateuh dengan rincian Blang Puuk 259 KK, Blang Meurandeh 182 KK, Kuta Teungoh 230 KK, dan Babah Suak 172 KK. (*)
| Jalan Nasional di Lueng Baro Nagan Raya Sering Tergenang Air dan Butuh Penanganan |
|
|---|
| Pemkab Lakukan Kajian Pendirian BUMD Pangan dan Energi di Nagan Raya |
|
|---|
| Bupati Nagan Raya TRK Terima Penghargaan Penyusunan PJPK Berkualitas dari Kemendukbangga/BKKBN |
|
|---|
| Harga TBS Sawit di Nagan Pekan Ini Mengalami Kenaikan, PMKS Beli Tertinggi Rp 2.950 per Kg |
|
|---|
| Masa Pemutihan Pajak Ranmor Berakhir 30 April 2026, Samsat Nagan Ajak Warga Manfaatkan Waktu Tersisa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/huntara-20022026.jpg)