Berita Bireuen
Wakil Bupati Bireuen Buka Program SANAQ, Diikuti 200 Peserta
Kegiatan berlangsung selama kurang lebih satu bulan, mulai 21 Februari hingga 16 Maret 2026, dan dipusatkan di Masjid Agung Sultan Jeumpa.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Wakil Bupati Bireuen, Razuardi, secara resmi membuka program Selamatkan Anak Aceh dengan Al-Qur’an (SANAQ), Sabtu (21/2/2026), di aula lama Sekdakab Bireuen.
- Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya pembinaan generasi Qurani di Kabupaten Kabupaten Bireuen.
- Program SANAQ tahun ini diikuti sebanyak 200 peserta dari berbagai jenjang usia.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Wakil Bupati Bireuen, Razuardi, secara resmi membuka program Selamatkan Anak Aceh dengan Al-Qur’an (SANAQ), Sabtu (21/2/2026), di aula lama Sekdakab Bireuen.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya pembinaan generasi Qurani di Kabupaten Kabupaten Bireuen.
Program SANAQ tahun ini diikuti sebanyak 200 peserta dari berbagai jenjang usia.
Para peserta didampingi oleh 20 guru dan pembimbing yang kompeten di bidangnya.
Kegiatan berlangsung selama kurang lebih satu bulan, mulai 21 Februari hingga 16 Maret 2026, dan dipusatkan di Masjid Agung Sultan Jeumpa.
Rangkaian kegiatan meliputi pembinaan Al-Qur’an, penguatan akhlak, pembiasaan ibadah, serta pembentukan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Baca juga: Ciptakan Kondisi Aman dan Kondusif Selama Ramadhan, Personel Polres Abdya Pengamanan di Masjid
Pimpinan SANAQ, Qamar Syafawi SPdI MPd, dalam arahannya menyampaikan bahwa SANAQ bukan sekadar program belajar Al-Qur’an, melainkan sebuah gerakan penyelamatan generasi.
Ia menegaskan komitmen untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan akal, tetapi juga menguatkan iman dan akhlak.
“Insya Allah, melalui program ini kita ingin melahirkan generasi Qurani yang tangguh, berilmu, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Razuardi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan konsistensi SANAQ dalam membina anak-anak Aceh agar tumbuh menjadi generasi yang mencintai Al-Qur’an dan berakhlakul karimah.
Pemerintah daerah, kata dia, mendukung penuh program pendidikan yang berorientasi pada pembentukan karakter dan spiritualitas generasi muda.
Menurutnya, membangun daerah tidak cukup hanya dengan infrastruktur fisik, tetapi harus dimulai dari pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak dan berlandaskan nilai-nilai agama.
Pemerintah Kabupaten Bireuen juga menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan lembaga pendidikan seperti SANAQ dalam mencetak generasi yang berilmu, beriman, dan berdaya saing.
Suasana pembukaan berlangsung meriah dan penuh antusiasme dari para peserta, orang tua, serta tamu undangan yang hadir.
Diharapkan, program ini menjadi langkah nyata dalam membangun peradaban berlandaskan Al-Qur’an serta memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah daerah.
| Pemkab Bireuen Peringati Hari Lahir Pancasila, Ini Pesan Kepala BPIP yang Dibacakan Bupati |
|
|---|
| Mahasiswa UNIKI Bireuen Sukses Raih Kemenangan pada Ajang Medan Fight Night 2026 |
|
|---|
| Ingat! Mobil dari Arah Banda Aceh Dilarang Melintasi Jembatan Kutablang, Truk & Ambulan Diizinkan |
|
|---|
| 11 Boat Ketek Beroperasi di Ulee Jalan Bireuen, Seberangkan Warga untuk Merayakan Idul Adha |
|
|---|
| UIA Bireuen Buka Pendaftaran PMB Semester Ganjil 2026, Korban Banjir Dapat Keringanan SPP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Para-Peserta-Selamatkan-Anak-Aceh-dengan-Al-Quran-SANAQ-Bireuen.jpg)