Minggu, 12 April 2026

Berita Aceh Singkil

Aliansi Muda Dukung BPK Audit Pengadaan Seragam Sekolah Rp 1,7 Miliar di Aceh Singkil

Kondisi itu juga sempat mendapat sorotan kalangan mahasiswa saat menggelar unjuk rasa di kantor DPRK Aceh Singkil pada 9 Februari 2026 lalu.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI/serambinews
Sekretaris Aliansi Muda Penggerak Aceh Singkil, Budi Harjo. 
Ringkasan Berita:
  • Aliansi Muda Penggerak Aceh Singkil (AMPAS), mendukung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh, audit pengguna bantuan persiden senilai Rp 4 miliar untuk korban banjir
  • Kondisi itu juga sempat mendapat sorotan kalangan mahasiswa saat menggelar unjuk rasa di kantor DPRK Aceh Singkil pada 9 Februari 2026 lalu.
  • "Kami menerima informasi bahwa BPK RI berada di Aceh Singkil untuk itu kami minta bongkar sampai detail
 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL – Aliansi Muda Penggerak Aceh Singkil (AMPAS), mendukung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh, audit pengguna bantuan persiden senilai Rp 4 miliar untuk korban banjir dan longsor oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil.

Terutama bantuan pengadaan seragam sekolah yang dikelola Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, senilai Rp 1,7 miliar dari total pagu bantuan presiden keseluruhan Rp 4 miliar.

"Kami menerima informasi bahwa BPK RI berada di Aceh Singkil untuk itu kami minta bongkar sampai detail pengunaan dana bantuan persiden Rp 1,7 miliar yang dikelola Dinas Pendidikan,” kata Sekretaris AMPAS, Budi Harjo, Minggu (22/2/2026).

Permintaan itu bukan tanpa alasan, sebab di lapangan banyak temuan baju yang dibagikan tak sesuai ukuran tubuh penerima. 

Baca juga: Semarak Ramadhan, Qori Aceh Singkil Safari Tadarus di Masjid Agung Nurul Makmur

Kondisi itu juga sempat mendapat sorotan kalangan mahasiswa saat menggelar unjuk rasa di kantor DPRK Aceh Singkil pada 9 Februari 2026 lalu. 

Massa mendesak aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan lantan bantuan persiden tersebut terdapat kejanggalan.

"Pakaian dan sepatu yang dibeli ukurannya keci, ketika dipakai tidak bisa dikancingkan. Kami menduga barang lama," teriak massa. 

Sementara itu bantuan seragam sekolah senilai Rp 1,7 miliar diperuntukan bagi 4.916 siswa PAUD, SD, dan SMP terdampak bencana banjir akhir November 2025 di Kabupaten Aceh Singkil.

Sebagian paket sudah diserahkan secara simbolis oleh Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, pada akhir 2025

Sebagain lagi sekolah terdampak banjir belum menerimanya hingga melewati pertengahan Februari 2026.(*)

Baca juga: Mahasiswa STIK-PTIK Serahkan Bantuan dan Buka Puasa Bersama Warga Pusong Lama

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved