Selasa, 2 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Yayasan Wakaf Haroen Aly Gelar Program Madrasah Lansia, Diikuti 30 Peserta 

Sebanyak 30 peserta dari berbagai daerah di Aceh mengikuti program Madrasah Lansia Ramadhan 1447 H yang digelar Yayasan Wakaf Haroen Aly.

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
MADRASAH LANSIA - Ketua Yayasan Wakaf Haroen Aly, Prof Dr H Muhammad Yasir Yusuf, MA memberikan sambutan saat membuka program pendidikan dan pembinaan bertajuk “Madrasah Lansia–Ramadhan 1447 H” yang diselenggarakan oleh Yayasan Wakaf Haroen Aly bekerja sama dengan Sahabat Quran, Minggu (22/2/2026). Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung 22–28 Februari 2026 di Masjid Oman Al-Makmur, Gampong Bandar Baru, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 30 peserta dari berbagai daerah di Aceh mengikuti program Madrasah Lansia Ramadhan 1447 H yang digelar Yayasan Wakaf Haroen Aly bersama Sahabat Quran di Masjid Oman Al-Makmur, Banda Aceh.
  • Program sepekan ini menyasar usia 45–60 tahun dengan materi tauhid, fiqih, sirah, kesehatan jiwa, hingga pengelolaan keuangan.
  • Ketua Yayasan, Prof Dr H Muhammad Yasir Yusuf, berharap kegiatan ini membantu lansia mempersiapkan Ramadhan dengan lebih tenang, mendalam, dan penuh makna.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 30 peserta yang berasal dari berbagi daerah di Aceh mengikuti program pendidikan dan pembinaan bertajuk “Madrasah Lansia–Ramadhan 1447 H” yang diselenggarakan oleh Yayasan Wakaf Haroen Aly bekerja sama dengan Sahabat Quran. 

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama sepekan pada 22–28 Februari 2026, di Masjid Oman Al-Makmur, Gampong Bandar Baru, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.

Ketua Yayasan Wakaf Haroen Aly, Prof Dr H Muhammad Yasir Yusuf, MA dalam sambutannya saat membuka acara menjelaskan, bahwa Madrasah Lansia itu menyasar peserta yang telah berusia 45 hingga 60 tahun. 

Program tersebut dirancang untuk membantu peserta mempersiapkan diri selama bulan suci Ramadhan dengan lebih tenang, lebih mendalam dan penuh makna. 

“Selain memperkuat pemahaman keagamaan, Madrasah Lansia juga menitikberatkan pada kesiapan mental, emosional, dan perencanaan hidup di masa tua,” kata Prof Yasir Yusuf, Minggu (22/2/2026).

Wakil Rektor UIN Ar-Raniry itu menambahkan, pentingnya menjaga sikap istiqamah dalam beribadah dan menuntut ilmu, terutama seiring bertambahnya usia.

“Usia yang semakin matang harus diiringi dengan kualitas ibadah dan kedewasaan spiritual,” terang Prof Yasir. 

Baca juga: Program MBG untuk Lansia Segera Dimulai, Prioritaskan Usia 75 Tahun yang Tinggal Sendiri

“Madrasah Lansia ini diharapkan menjadi ruang pembinaan yang menumbuhkan ketenangan, rasa syukur, dan kesiapan menghadapi fase kehidupan berikutnya,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa program pembinaan tidak berhenti setelah Ramadhan. Pasca Ramadhan, kegiatan serupa akan dilanjutkan secara berkesinambungan di Rumah Wakaf yang dikelola yayasan di kawasan Ulee Kareng.

“Panitia mengedepankan pendekatan pembelajaran yang lembut, pendampingan intensif serta suasana belajar yang nyaman dan ramah bagi peserta lansia,” kata Prof Yasir Yusuf.

Tujuh materi utama disajikan dalam program tersebut diantaranya tauhid dan fiqih ibadah, fiqih mawaris, sirah nabawiyah, kesehatan jiwa, pengelolaan keuangan di masa tua, tafsir Al-Quran dan tahsin Al-Quran. 

Baca juga: Keren! 177 Lansia di Aceh Jaya Lulus Sekolah, Diwisuda Bupati Safwandi

“Melalui kombinasi materi syariat dan keterampilan praktis, program ini diharapkan memberi bekal komprehensif bagi peserta dalam menjalani Ramadhan dan kehidupan selanjutnya,” pungkasnya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved