Aceh Barat
Lima Alat Berat Dikerahkan Tangani Jalan Putus Lintas Jambak–Sikundo
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bergerak cepat menangani badan jalan putus di lintas Jambak–Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen...
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mengerahkan lima alat berat untuk memperbaiki badan jalan putus sepanjang 200 meter di lintas Jambak–Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen, akibat banjir.
- Perbaikan dilakukan bersama TNI dan masyarakat agar akses utama menuju wilayah pedalaman segera dapat dilalui kembali.
- Pemkab optimistis jalur tersebut segera normal sehingga aktivitas dan perekonomian warga kembali lancar.
Laporan wartawan Serambi Indonesia Sa’dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, ACEH BARAT - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bergerak cepat menangani badan jalan putus di lintas Jambak–Sikundo, Kecamatan Pante Ceureumen. Sebanyak lima unit alat berat dikerahkan untuk mempercepat proses perbaikan infrastruktur yang rusak akibat diterjang banjir beberapa hari lalu.
Badan jalan yang terputus sepanjang kurang lebih 200 meter itu merupakan bagian dari akses utama masyarakat menuju wilayah pedalaman. Kerusakan terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut dan menyebabkan banjir yang menggerus konstruksi jalan yang sebelumnya telah selesai dibangun.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat, Fadly Octora ST, kepada Serambinews.com, Minggu (22/2/2026), mengatakan bahwa pihaknya bersama TNI dan masyarakat setempat terus menggenjot pekerjaan siang dan malam, dengan tujuan masyarakat di kawasan Sikundo tidak terkurung di pedalaman.
“Penanganan sedang kita kebut. Sepanjang 200 meter badan jalan yang putus kini dalam proses penimbunan dan pemadatan. Hari ini sudah juga sudah bisa dilintasi kendaraan dan besok Senin (23/2/2026) sudah semakin normal bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, karena sudah normal seperti biasa,” ujar Fadly.
Baca juga: Haji Uma Minta Kasus Penganiayaan Siswa SMA oleh 2 Oknum TNI di Aceh Barat Diusut Tuntas
Menurutnya, badan jalan sepanjang 200 meter tersebut sebenarnya telah rampung dikerjakan sebelumnya. Pembangunan itu dilakukan setelah kawasan Sikundo sempat terisolir akibat bencana banjir bandang dan longsor pada November 2025 lalu. Namun, banjir yang kembali terjadi sekitar tiga hari lalu mengakibatkan sebagian badan jalan kembali rusak dan putus total.
Pemerintah daerah menilai perbaikan akses ini sangat mendesak, mengingat jalur tersebut menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Selain sebagai akses transportasi hasil pertanian dan perkebunan, jalan tersebut juga menjadi penghubung utama antar-gampong di wilayah pedalaman Kecamatan Pante Ceureumen.
Dengan dukungan lima alat berat, personel TNI, serta partisipasi aktif warga, progres pengerjaan terus menunjukkan perkembangan signifikan. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat optimistis atau memiliki sikap positif dan percaya bahwa akan berjalan dengan baik atau berhasil, bahwa akses Jambak–Sikundo sudah dapat difungsikan kembali sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan normal tanpa hambatan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/penanganan-badan-jalan-Jambak-Sikundo-di-Kecamatan-Pante-Ceureumen.jpg)