Sabtu, 11 April 2026

Berita Gayo Lues

BPBD Galus Salurkan Bantuan Peralatan Rumah Tangga untuk Penghuni Huntara

Sebanyak 80 KK di Kecamatan Dabun Gelang dan Blangkejeren mulai menerima bantuan peralatan rumah tangga untuk hunian sementara pascabencana.

Editor: Saifullah
Serambinews.com/Edi Laber
STOK LOGISTIK - Gudang persediaan BPBD Gayo Lues Gedung Bale Musara Blangkejeren, Senin (23/2/2026). Stok logistik di gudang BPBD Galus dinyatakan cukup. 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 80 kepala keluarga di Kecamatan Dabun Gelang dan Blangkejeren mulai menerima bantuan peralatan rumah tangga untuk hunian sementara pascabencana.
  • BPBD Gayo Lues menyalurkan bantuan secara bertahap sesuai kesiapan huntara, dengan stok logistik masih mencukupi berupa kompor, kipas angin, sembako, dan matras.
  • Pemkab menegaskan komitmen mendukung kebutuhan dasar warga agar kehidupan di huntara lebih layak dan pemulihan pascabencana berjalan efektif.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Edi Sutami | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai menyalurkan bantuan peralatan rumah tangga bagi warga yang menempati hunian sementara (Huntara) pascabencana. 

Sebanyak 80 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Dabun Gelang dan Blangkejeren telah menerima bantuan tahap awal.

Sekretaris BPBD Gayo Lues, Baharuddin, SH menjelaskan, bahwa distribusi dilakukan bertahap sesuai kesiapan bangunan Huntara dan kepastian penghuni tetap. 

“Jika Huntara sudah siap dan ditempati secara permanen, bantuan langsung disalurkan,” ujarnya.

Stok Logistik Cukup

Hingga kini, gudang BPBD Bale Musara masih memiliki stok logistik yang memadai. 

Tercatat ada 844 unit kompor sumbu tunggal, 450 unit kipas angin, 556 paket sembako, serta 12 koli matras.

Baca juga: Dosen Unsam Adakan Pengabdian di Desa Baroh Langsa, Latih Warga Cara Proteksi Peralatan Rumah Tangga

Bantuan ini diprioritaskan untuk mendukung kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan.

Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus menyiapkan bantuan logistik dan peralatan dasar.

Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak bencana sekaligus memastikan mereka dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih layak di Huntara.

Dengan penyaluran ini, pemerintah ingin menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berhenti pada pembangunan hunian sementara.

Baca juga: 885 Unit Huntara di Aceh Tamiang Sudah Terisi, 3.081 Bangunan Baru Dikebut 

Tetapi juga mencakup penyediaan sarana pendukung agar warga bisa kembali beraktivitas secara normal.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved