Jumat, 17 April 2026

Satu Rumah di Jeunieb Terbakar saat Pemilik Shalat Tarawih

Satu unit rumah konstruksi permanen di Dusun Tgk Di Garut, Desa Cot Geulumpang Tunong, Kecamatan Jeunieb, Bireuen, hangus terbakar pada

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/HO
TERBAKAR– Satu unit rumah konstruksi permanen di Dusun Tgk Di Garut, Desa Cot Geulumpang Tunong, Kecamatan Jeunieb, Bireuen, hangus terbakar pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 21.06 WIB. 
Ringkasan Berita:
  • Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah Zulkifli (60) dan istrinya Aina (63), serta seorang anak, sedang melaksanakan shalat tarawih di meunasah yang berjarak sekitar 40 meter di sebelah timur rumahnya.
  • Seluruh barang dan dokumen ludes terbakar, termasuk barang dagangan di ruangan depan sebagai usaha ekonomi keluarga. 
  • Tidak ada harta benda yang bisa diselamatkan dari dalam rumah, semuanya habis terbakar.

 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Satu unit rumah konstruksi permanen di Dusun Tgk Di Garut, Desa Cot Geulumpang Tunong, Kecamatan Jeunieb, Bireuen, hangus terbakar pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 21.06 WIB.

Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah Zulkifli (60) dan istrinya Aina (63), serta seorang anak, sedang melaksanakan shalat tarawih di meunasah yang berjarak sekitar 40 meter di sebelah timur rumahnya.

Seluruh barang dan dokumen ludes terbakar, termasuk barang dagangan di ruangan depan sebagai usaha ekonomi keluarga. Tidak ada harta benda yang bisa diselamatkan dari dalam rumah, semuanya habis terbakar. Warga hanya dapat menyelamatkan satu unit mobil Suzuki Escudo dan satu unit Honda Vario yang berada di teras rumah korban dari kobaran api yang menyala besar.

Penyebab kebakaran belum diketahui pasti. Namun, ada dugaan korsleting listrik karena api muncul di bagian atap ruangan depan.

Informasi yang diperoleh Serambinews.com menyebutkan, saat itu warga setempat sedang melaksanakan shalat tarawih ketika terdengar teriakan anak-anak di sekitar meunasah bahwa ada rumah terbakar.

Baca juga: Antisipasi Balapan Liar, Tim Gabungan Polres Aceh Besar Gelar Patroli Sahur

Mendengar teriakan tersebut, warga yang hampir selesai shalat tarawih segera membubarkan diri dan berlari ke lokasi untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Beberapa warga, termasuk keuchik setempat, kemudian melaporkan musibah tersebut ke Pos Damkar Simpang Mamplam dan Pos Induk Bireuen. Upaya pemadaman terus dilakukan, namun kemampuan masyarakat sangat terbatas sehingga api terus meluas, terutama di bagian atas rumah.

Beberapa saat kemudian, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan melakukan upaya pemadaman.

Zulkifli mengatakan saat itu ia bersama istri dan anaknya sedang shalat tarawih di meunasah ketika tiba-tiba anak-anak datang meminta tolong karena terjadi kebakaran.

Sitorus (54), warga yang tinggal dekat lokasi, menjelaskan belum mengetahui sumber api. Saat itu ia sedang memasak di rumahnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian, kemudian melihat cahaya sangat terang.

Ia keluar rumah dan mendapati rumah Zulkifli sudah terbakar. Api diduga muncul dari bagian atap dan telah menyala besar. Sitorus kemudian langsung meminta bantuan kepada petugas pemadam kebakaran.

Amatan Serambinews.com di lokasi, ruangan depan rumah yang dijadikan tempat berjualan ludes terbakar. Begitu juga kamar-kamar yang terbakar habis. Yang tersisa hanya dinding beton dan sebagian atap, sedangkan berbagai barang di dalam rumah ludes terbakar. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved