Rabu, 6 Mei 2026

Berita Bireuen

Kebakaran di Jeunieb, Aina Mengaku Semua Isi Rumah Ludes

Nampaknya semua isi rumah ludes terbakar, hanya baju di badan, lainnya apakah ada tinggal atau tidak wallahualam. AINA, Korban Kebakaran

Tayang:
Editor: mufti
COVER KORAN SERAMBI INDONESIA/KORAN SERAMBI INDONESIA
HEADLINE KORAN SERAMBI PASE EDISI KAMIS 20260226 

Ringkasan Berita:
  • Satu unit rumah berkonstruksi permanen di Dusun Tgk Di Garut, Gampong Cot Geulumpang Tunong, Kecamatan Jeunieb, Bireuen, hangus terbakar. 
  • Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah Zulkifli (60) dan istrinya, Aina (63) beserta seorang anaknya sedang menunaikkan shalat tarawih di meunasah.
  • Warga hanya dapat menyelamatkan satu unit mobil Suzuki Escudo, dan satu sepeda motor merk Honda Vario yang berada di teras rumah korban.

Nampaknya semua isi rumah ludes terbakar, hanya baju di badan, lainnya apakah ada tinggal atau tidak wallahualam. AINA, Korban Kebakaran

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Satu unit rumah berkonstruksi permanen di Dusun Tgk Di Garut, Gampong Cot Geulumpang Tunong, Kecamatan Jeunieb, Bireuen, hangus terbakar pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 21.06 WIB. 

Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah Zulkifli (60) dan istrinya, Aina (63) beserta seorang anaknya sedang menunaikkan shalat tarawih di meunasah. Di mana meunasah itu berjarak sekitar 40 meter dari sebelah timur rumahnya.

Seluruh barang dan dokumen ludes terbakar, termasuk barang dagangan di ruangan depan sebagai usaha ekonomi keluarga hangus. Tidak ada harta benda yang bisa diselamatkan. Warga hanya dapat menyelamatkan satu unit mobil Suzuki Escudo, dan satu sepeda motor merk Honda Vario yang berada di teras rumah korban.

Pemilik rumah terbakar, Zulkifli terlihat pasrah dan tegar. Pria setengah baya itu dengan kain sarung serta  pecinya sesekali meraup mukanya.  Sedangkan istrinya, Aina yang ditemani kaum ibu lainnya masih mengenakan mukena terlihat memandang sekeliling rumahnya. 

Zulkifli kepada Serambi, mengatakan, saat itu ia sedang shalat tarawih bersama warga di meunasah.  Kemudian ada yang teriak rumahnya terbakar, Zulkifli bersama keuchik dan warga segera keluar dari meunasah. “Saat saya tiba,  rumah sedang terbakar sebagian. Warga membantu memadamkan api, beberapa saat kemudian damkar datang,” ujarnya. 

Zulkifli mengaku, seluruh isi rumah terbakar, tapi satu unit mobil Escudo berhasil diselamatkan warga. Kendaraan di samping rumah didorong keluar, begitu juga dengan satu sepeda motor dipindahkan ke samping. 

Aina mengatakan, saat itu ia sedang di meunasah dan bergegas pulang ketika rumahnya terbakar. “Saat itu api sudah membesar, mau masuk dalam rumah tidak bisa lagi, ya semua terbakar,” ujarnya. 

Disebutkan, banyak warga membantu membantu memadamkan api sebelum damkar datang dan memindahkan mobil serta satu sepeda motor. Sementara barang lainnya ludes semua. 

Aina mengatakan, berbagai dokumen ludes terbakar dan mungkin tidak ada yang tersisa. “Nampaknya semua isi rumah ludes terbakar, hanya baju di badan, lainnya apakah ada tinggal atau tidak wallahualam. Berbagai surat-surat termasuk HP dan lainnya terbakar. HP tidak kami bawa saat shalat tarawih, juga terbakar,” ujar Aina. 

Dengan adanya musibah tersebut, korban mengaku akan bermalam di rumah induk yang saat ini ditempati keluarga lainnya di belakang rumah tersebut. “Sementara ya pulang ke rumah tua yang ditempati keluarga lainnya di belakang ini,” ujarnya. 

Keuchik Cot Geulanggang Tunong, Kecamatan Jeunieb, Abdullah  mengatakan, musibah tersebut sudah dilaporkan kepada camat dan perangkat desa juga segera bermusyawarah untuk  membantu korban. “Kami perangkat desa segera duduk membantu apa yang bisa kami bantu apalagi dalam bulan Ramadhan,” ujar  Abdullah.(yus)

Dalam Penyelidikan

Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani SIK MMed Kom melalui Wakapolsek Jeunieb, Ipda Ridwan kepada Serambi, mengatakan, satu unit rumah terbakar milik Zulkifli ditempati bersama istri dan anak-anaknya. Rumah tersebut terbakar sekitar pukul 21:06 WIB, Selasa (24/2/2026). 

Menyangkut  kronologis musibah tersebut, Wakapolsek Jeunieb mengatakan, belum diketahui pasti bagaimana awal terjadinya kebakaran. Di mana, tiba-tiba warga sekitar melihat rumah korban sudah terbakar dan api menyala besar. 

Warga lalu meminta bantuan dan juga kepada pemadam kebakaran dan melaporkan ke Polsek Jeunieb. Kemudian, warga menghubungi pos pemadam kebakaran di Simpang Mamplam dan  menghubungi Posko Induk Pemadam Kebakaran Kota Bireuen. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved