Berita Lhokseumawe
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Berlangsung 3 Jam Lebih, Terlihat di Australia, Asia Hingga Amerika
Gerhana bulan total akan berlangsung sekitar tiga jam 28 menit, yakni mulai pukul 16.50 WIB sampai 20.18 WIB.
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Amirullah
Ringkasan Berita:
- Gerhana Bulan Total akan terjadi pada 3 Maret 2026 bertepatan 14 Ramadhan 1447 H, berlangsung sekitar tiga jam 28 menit, mulai pukul 16.50 WIB hingga 20.18 WIB.
- Secara global, fenomena ini dapat diamati dari Australia, Asia bagian timur hingga Amerika, dan menjadi satu-satunya gerhana yang terlihat di Aceh sepanjang 2026.
- Puncak gerhana terjadi pukul 18.34 WIB, dan masyarakat diimbau melaksanakan salat gerhana selepas Magrib hingga sebelum Isya.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Saiful Bahri | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, Lhokseumawe - Sesuai hasil kajian ilmu falak, akan terjadi gerhana bulan total 3 Maret 2026 bertepatan 14 Ramadhan 1447 H.
Gerhana bulan total akan berlangsung sekitar tiga jam 28 menit, yakni mulai pukul 16.50 WIB sampai 20.18 WIB.
Gerhana ini pun merupakan satu-satunya gerhana yang bisa diamati di langit Aceh sepanjang tahun 2026.
Untuk diketahui, gerhana merupakan peristiwa terhalangnya cahaya dari sebuah sumber oleh benda yang lain, seperti terhalang cahaya matahari oleh bulan yang menyebabkan terjadinya gerhana matahari dan terhalang cahaya matahari oleh bumi yang menyebabkan gerhana bulan.
Gerhana matahari terjadi pada fase bulan baru (new moon), sedangkan gerhana bulan terjadi pada fase bulan purnama (full moon), namun tidak setiap bulan baru akan terjadi gerhana matahari dan setiap bulan purnama terjadi gerhana bulan.
Hal ini disebabkan bidang orbit bulan dalam mengitari bumi tidak sejajar dengan bidang orbit bumi dalam mengitari matahari, namun bidang orbit bulan berbentuk miring dengan besar sudut sekitar 5 derajat.
Seandainya bidang orbit bulan sama dengan bidang orbit bumi, maka bisa dipastikan di setiap bulan baru akan terjadi gerhana matahari dan setiap bulan purnama terjadi gerhana bulan.
Gerhana bulan dikenal ada tiga macam jenisnya.
Baca juga: Untuk Pertama Kalinya Dalam Sejarah, AS Kerahkan Jet Tempur F-22 Raptor ‘Predator’ Gen 5 ke Israel
Pertama, gerhana bulan total, di mana saat puncak gerhana seluruh piringan bulan memasuki bayangan umbra (inti) bumi, sehingga bulan terlihat saat itu berwarna hitam kemerah-merahan.
Kedua, gerhana bulan sebagian (parsial), di mana saat puncak gerhana terjadi, permukaan bulan hanya sebagian memasuki dalam bayang inti bumi (bayang umbra).
Ketiga, gerhana bulan penumbra, di mana bulan hanya memasuki dalam kerucut bayang luar bumi saja (bukan bayang inti bumi), tidak sampai ke dalam bayang inti (bayang umbra).
Pada saat gerhana ini terjadi, secara kasat mata bulan hanya terlihat redup tidak memancarkan sinar yang kuat seperti pada saat purnama biasanya.
Ahli falak Aceh, yang juga Dosen Ilmu Falak Fakultas Syariah UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawewe, Dr Tgk Ismail S.Sy M.A, Kamis (26/2/2026) menjelaskan, sesuai hasil kajian ilmu falak, sepanjang tahun 2026, secara global akan terjadi 4 kali gerhana, yakni 2 kali gerhana matahari dan 2 kali gerhana bulan
| Diduga Hendak Balap Liar, 11 Sepmor Diamankan Tim Star Reborn Polres Lhokseumawe |
|
|---|
| Warga Sumut Ditangkap Usai Curi Tas Jamaah Shalat Ashar |
|
|---|
| Pria Asal Sumut Curi Kotak Amal dan Barang Jamaah Masjid di Lhokseumawe, Aksinya Terekam CCTV |
|
|---|
| Warga Lhokseumawe di Jakarta Galang Dana Bangun Balai Pengajian untuk Penyintas Banjir di Aceh Utara |
|
|---|
| Jaksa Tuntut Ibu dan Anak 2 Tahun Penjara dalam Kasus Fidusia, Ganti Rugi Rp51 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ketua-Lembaga-Falakiyah-PWNU-Aceh-Dr-Tgk-Ismail-SSy-MA.jpg)