Berita Banda Aceh
Mahasiswa UBBG Kembangkan Mini Garden Pascabanjir, Panen Sayur Sebelum Idulfitri
Program Mahasiswa Berdampak ini sukses melakukan pemulihan pascabencana banjir di Gampong Tiba Masjid, Kabupaten Pidie.
Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Program Mahasiswa Berdampak ini sukses melakukan pemulihan pascabencana banjir di Gampong Tiba Masjid, Kabupaten Pidie.
- Lahan sawah yang sebelumnya terdampak banjir kini mulai menghijau kembali.
- Sayuran yang ditanam melalui Program Mahasiswa Berdampak menunjukkan pertumbuhan positif dan ditargetkan dapat dipanen sebelum hari raya Idulfitri.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yarmen Dinamika | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) Banda Aceh melalui Program Mahasiswa Berdampak melaksanakan kegiatan bertajuk “Pemulihan Kesehatan Pascabanjir Melalui Pengendalian Debu Lingkungan Berbasis Aksi Bersih dan Pengembangan Mini Garden oleh Mahasiswa bagi Petani Gampong Tiba Masjid”.
Kegiatan ini berlangsung di Gampong Tiba Masjid, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, 3 Februari s.d. 9 Maret 2026.
Program Mahasiswa Berdampak ini sukses melakukan pemulihan pascabencana banjir di Gampong Tiba Masjid, Kabupaten Pidie.
Lahan sawah yang sebelumnya terdampak banjir kini mulai menghijau kembali.
Sayuran yang ditanam melalui Program Mahasiswa Berdampak menunjukkan pertumbuhan positif dan ditargetkan dapat dipanen sebelum hari raya Idulfitri.
Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Program, Ns. Neila Fauzia SKep, MMRS, bersama tim mahasiswa lintas disiplin dan kelompok tani setempat.
Berbeda dari konsep pekarangan rumah, penanaman dilakukan di lahan sawah yang difasilitasi langsung oleh Keuchik Gampong Tiba Masjid sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pemulihan pascabanjir.
Baca juga: VIDEO - UBBG Laksanakan Sosialisasi Literasi Digital dan Mitigasi Banjir di Desa Kayee Jatoe
Sebelumnya, banjir menyebabkan endapan lumpur tebal di area pertanian warga sehingga lahan belum dapat dimanfaatkan secara optimal untuk musim tanam utama.
Kondisi tersebut berdampak pada terhentinya produksi pangan dan meningkatnya kekhawatiran masyarakat menjelang bulan Ramadhan dan Idulfitri.
Melalui pemetaan lahan dan koordinasi bersama aparatur gampong, tim mahasiswa mengidentifikasi sawah yang memungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai lahan tanam sementara.
Sayuran cepat panen seperti kangkung dan bayam dipilih karena memiliki siklus tanam singkat, yakni sekitar 25–30 hari.
“Pemanfaatan sawah ini merupakan langkah strategis agar masyarakat tetap produktif selama proses pemulihan lahan pertanian utama. Kami ingin panen pertama bisa dinikmati sebelum Idulfitri,” ujar Ns. Neila Fauzia SKep, MMRS saat meninjau perkembangan tanaman.
| ISBI Aceh Gandeng PSU Tailan Jalin Kerja Sama Strategis Pendidikan di Phuket |
|
|---|
| Wamendiktisaintek Puji Riset dan Hilirisasi USK saat Kunjungi ARC dan TDMRC |
|
|---|
| QR Antar Negara BYOND by BSI Siap Digunakan di China |
|
|---|
| DPRK Keluarkan Rekom Soal Kekerasan Anak, Desak Pemko Audit Semua Daycare di Banda Aceh |
|
|---|
| Peringati Hari Talasemia Sedunia, YDUA Kampanyekan ‘Melihat yang Selama Ini Tak Terlihat’ |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Para-mahasiswa-UBBG-Banda-Aceh-yang-menjalankan-Program-Mahasiswa-Berdampak.jpg)