Berita Bireuen
Puluhan Anak-anak di Simpang Mamplam Diduga Keracunan MBG
Namun, karena jumlah pasien terus bertambah, sejumlah anak ada yang dirujuk ke Puskesmas Pandrah dan Jeunieb.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
Ringkasan Berita:
- Puluhan anak anak dari berbagai desa di Kecamatan Simpang Mamplam Bireuen, Kamis (26/2/2026) malam diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilarikan ke Puskesmas Simpang Mamplam, Puskesmas Pandrah maupun Jeunieb.
- Informasi diperoleh, anak-anak awalnya mengonsumsi MBG yang dibagikan pada Kamis (26/2/2026) sore.
- Para korban anak anak PAUD maupun SD setelah makan MBG usai berbuka mengalami mual, pusing, dan muntah-muntah setelah makan bakso dan susu menu dari komponen MBG.
Ringkasan Berita:
- Puluhan anak anak dari berbagai desa di Kecamatan Simpang Mamplam Bireuen, Kamis (26/2/2026) malam diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilarikan ke Puskesmas Simpang Mamplam, Puskesmas Pandrah maupun Jeunieb.
- Informasi diperoleh, anak-anak awalnya mengonsumsi MBG yang dibagikan pada Kamis (26/2/2026) sore.
- Para korban anak anak PAUD maupun SD setelah makan MBG usai berbuka mengalami mual, pusing, dan muntah-muntah setelah makan bakso dan susu menu dari komponen MBG.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN- Puluhan anak anak dari berbagai desa di Kecamatan Simpang Mamplam Bireuen, Kamis (26/2/2026) malam diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilarikan ke Puskesmas Simpang Mamplam, Puskesmas Pandrah maupun Jeunieb.
Informasi diperoleh, anak-anak awalnya mengonsumsi MBG yang dibagikan pada Kamis (26/2/2026) sore.
Para korban anak anak PAUD maupun SD setelah makan MBG usai berbuka mengalami mual, pusing, dan muntah-muntah setelah makan bakso dan susu menu dari komponen MBG.
Para korban langsung dibawa ke Puskesmas Simpang Mamplam oleh orang tuanya mulai pukul 21.00 WIB dan hingga pukul 02.00 WIB, Jumat (27/2/2026) masih ada yang dibawa ke pusat pelayanan kesehatan tersebut.
Amatan Serambinews.com di Puskesmas Simpang Mamplam dipenuhi ratusan warga umumnya membawa anaknya yang mengalami muntah muntah.
Baca juga: Komplek Kantor Camat Peusangan Siblah Krueng Bireuen Masih Berlumpur
Seluruh korban mendapatkan penanganan di UGD Puskesmas Simpang Mamplam.
Namun, karena jumlah pasien terus bertambah, sejumlah anak ada yang dirujuk ke Puskesmas Pandrah dan Jeunieb.
Kemudian ada yang dirujuk ke RSUD Dr Fauziah Bireuen untuk mendapatkan penanganan lebih baik.
Korban umumnya usia balita, anak-anak usia sekolah TK, PAUD maupun SD, serta beberapa warga dewasa. Di Puskesmas Simpang Mamplam seluruh ruangan penuh dengan pasien yang diduga keracunan MBG.
Petugas medis Puskesmas Simpang Mamplam terlihat sangat cekatan membagi tugas merawat para pasien.
Apabila kondisi pasien belum stabil dan masih muntah langsung koordinasi dengan orang tua dan dirujuk ke Bireuen.
Sejumlah ambulans juga standby di depan Puskesmas dan langsung bergerak membawa pasien yang perlu dirujuk.
| Dinkes Bireuen Skrining Kesehatan Pegawai Kantor Camat Gandapura |
|
|---|
| Air Sungai Meluap, Penyeberangan Ulee Jalan dan Pante Lhong Terganggu |
|
|---|
| Sumur Bor Telah Dibangun di Puskesmas Cot Ijue Peusangan Bireuen |
|
|---|
| Korban Banjir Bireuen Gelar Aksi Damai, Ini Tanggapan Bupati Saat Jumpai Pengunjuk Rasa |
|
|---|
| KGS Gelar Aksi Damai di Halaman Kantor Bupati Bireuen, Tuntut Hak Korban Banjir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/keracunan-mbg-2702.jpg)