Rabu, 8 April 2026

Berita Bireuen

Puluhan Anak-anak di Simpang Mamplam Diduga Keracunan MBG

Namun, karena jumlah pasien terus bertambah, sejumlah anak ada yang dirujuk ke Puskesmas Pandrah dan Jeunieb.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO/serambinews
Perawatan- Anak-anak diduga keracunan MBG, Kamis (26/2/2026) malam dibawa ke Puskesmas Simpang Mamplam, Bireuen, seluruh pasien tertangani dan mulai membaik. SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS 

Ringkasan Berita:
  • Puluhan anak anak dari berbagai desa di Kecamatan Simpang Mamplam Bireuen, Kamis (26/2/2026) malam diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilarikan ke Puskesmas Simpang Mamplam, Puskesmas Pandrah maupun Jeunieb.
  • Informasi diperoleh, anak-anak awalnya mengonsumsi MBG yang dibagikan pada Kamis (26/2/2026) sore.
  • Para korban anak anak PAUD maupun SD setelah makan MBG usai berbuka mengalami mual, pusing, dan muntah-muntah setelah makan bakso dan susu menu dari komponen MBG.

 

Ringkasan Berita:
  • Puluhan anak anak dari berbagai desa di Kecamatan Simpang Mamplam Bireuen, Kamis (26/2/2026) malam diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilarikan ke Puskesmas Simpang Mamplam, Puskesmas Pandrah maupun Jeunieb.
  • Informasi diperoleh, anak-anak awalnya mengonsumsi MBG yang dibagikan pada Kamis (26/2/2026) sore.
  • Para korban anak anak PAUD maupun SD setelah makan MBG usai berbuka mengalami mual, pusing, dan muntah-muntah setelah makan bakso dan susu menu dari komponen MBG.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN- Puluhan anak anak  dari berbagai desa di Kecamatan Simpang Mamplam Bireuen, Kamis (26/2/2026) malam diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilarikan ke Puskesmas Simpang Mamplam, Puskesmas Pandrah maupun Jeunieb. 

Informasi diperoleh, anak-anak awalnya  mengonsumsi MBG yang dibagikan pada Kamis (26/2/2026) sore. 

Para korban anak anak PAUD maupun SD setelah makan MBG usai berbuka mengalami mual, pusing, dan muntah-muntah setelah makan bakso dan susu menu dari komponen MBG.

Para korban langsung dibawa ke Puskesmas Simpang Mamplam oleh orang tuanya mulai pukul 21.00 WIB dan hingga pukul 02.00 WIB, Jumat (27/2/2026) masih ada yang dibawa ke pusat pelayanan kesehatan tersebut. 

Amatan Serambinews.com di Puskesmas Simpang Mamplam dipenuhi ratusan warga umumnya membawa anaknya yang mengalami muntah muntah.

Baca juga: Komplek Kantor Camat Peusangan Siblah Krueng Bireuen Masih Berlumpur

Seluruh  korban  mendapatkan penanganan di UGD Puskesmas Simpang Mamplam

Namun, karena jumlah pasien terus bertambah, sejumlah anak ada yang dirujuk ke Puskesmas Pandrah dan Jeunieb. 

Kemudian ada yang dirujuk ke  RSUD Dr Fauziah Bireuen untuk mendapatkan penanganan lebih baik. 

Korban umumnya usia balita, anak-anak usia sekolah  TK, PAUD maupun SD, serta beberapa warga dewasa. Di Puskesmas Simpang Mamplam seluruh ruangan penuh dengan pasien yang diduga keracunan MBG

Petugas medis Puskesmas Simpang Mamplam terlihat sangat cekatan membagi tugas merawat para pasien. 

Apabila kondisi pasien belum stabil dan masih muntah langsung koordinasi dengan orang tua dan dirujuk ke Bireuen.

Sejumlah ambulans juga standby di depan Puskesmas dan langsung bergerak membawa pasien yang perlu dirujuk. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved