Senin, 4 Mei 2026

Berita Bireuen

Jumlah Anak Diduga Keracunan MBG di Bireuen Capai 140 Orang, Begini Kondisinya

Kadiskes Bireuen, dr Irwan mengatakan, data dari sejumlah Puskesmas jumlah anak yang diduga keracunan mendapat perawatan sejak Kamis hingga Jumat...

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
DALAM PERAWATAN - Beberapa pasien diduga keracunan MBG, Jumat (27/2/2026) dalam perawatan di Puskesmas Jeunieb, Bireuen. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Jumlah anak-anak yang keracunan diduga setelah mengkonsumsi BMG di  Kecamatan Simpang Mamplam dan Pandrah, Bireuen data terbaru mencapai 140 anak.

Sebagian sudah diperbolehkan pulang.

Hal tersebut disampaikan Kadiskes Bireuen, dr Irwan, Kepala UPTD Puskesmas Simpang Mamplam, Suryani SKM maupun Irwandi salah seorang tenaga medis UPTD Puskesmas Jeunieb kepada Serambinews.com secara
terpisah, Jumat (27/2/2026) sore.

Kadiskes Bireuen, dr Irwan mengatakan, data dari sejumlah Puskesmas jumlah anak yang diduga keracunan mendapat perawatan sejak Kamis hingga Jumat dinihari dengan kondisi muntah-muntah dan ada yang mencret mencapai 140 orang.

Adapun sebaran pasien yang mendapat perawatan di Puskesmas Simpang Mamplam mencapai 56 pasien.

Kemudian, Puskesmas Pandrah 24 pasien, Puskesmas Samalanga 24 pasien, Puskesmas Jeunieb 13 pasien.

Berikutnya, RSUD dr Fauziah Bireuen 11 pasien, RS BMC Bireuen 8 pasien, RS Jeumpa Hospital 4 pasien dan RSUD Pidie Jaya 1 pasien.

Seluruh pasien tertangani dengan baik dan sebagian besar sudah pulang.

Hanya beberapa orang anak lagi masih dalam perawatan karena mencret.

Baca juga: Puluhan Murid Diduga Keracunan MBG, Ambulans Rujuk Pasien ke Sejumlah Puskesmas dan RS di Bireuen

Kepala UPTD Puskesmas Simpang Mamplam, Suryani SKM mengatakan, jumlah pasien umumnya
anak-anak yang sempat dirawat di Puskesmas Simpang Mamplam mencapai 56 pasien.

Kondisi sekarang sebagian sudah diperbolehkan pulang.

“Sebanyak 14 anak yang sempat keracunan sudah pulang, lainnya kondisinya sudah membaik dan mungkin nanti malam dibenarkan pulang dan tergantung kondisi,” ujarnya.

Sementara itu di UPTD Puskesmas Jeunieb merawat sebanyak 13 pasien yang diduga keracunan MBG.

Salah seorang diantaranya seorang guru MIN di Simpang Mamplam.

“Seluruh pasien yang dirujuk ke Puskesmas Jeunieb tertangani semua,” ujar Irwandi salah seorang tenaga kesehatan di Puskesmas Jeunieb kepada Serambinews.com, Jumat (27/2/2026).

Disebutkan, pasien umumnya anak-anak TK maupun SD diduga mengalami keracunan.

Dari 13 pasien, salah seorang diantaranya guru MIN 33 Bireuen atau MIN Cureh Baroh, Simpang Mamplam Bireuen bernama Fitriani (43).

Keterangan diperoleh katanya, petugas MBG membagikan makanan kepada murid-muridnya dan ia mendapat satu porsi dan dibawa pulang.

Usai berbuka dengan makan menu tersebut, beberapa jam kemudian ia mengalami pusing dan muntah-muntah dan segera ke Puskesmas Jeunieb.

Irwandi mengatakan, seluruh pasien tertangani dengan baik dan kondisi pasien umumnya sudah membaik.

Kondisi terakhir katanya, 5 pasien sudah pulang, 7 hingga Jumat sore masih dalam perawatan dan
satu orang dirujuk ke Bireuen. (*)

Baca juga: Kronologis Puluhan Murid Diduga Keracunan MBG di Bireuen, Muntah Usai Dimakan Saat Buka Puasa


 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved