Berita Aceh Timur
Sat Samapta Polres Aceh Timur Datangi Lapak Penjual Petasan
sejumlah personel Sat Samapta Polres Aceh Timur tampak menyisir lapak demi lapak. Selama Ramadan Pedagang Petasan di Aceh Timur Dapat imbauan
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Muhammad Hadi
Ringkasan Berita:Personel Satsamapta Polres Aceh Timur memberikan imbauan humanis kepada pedagang petasan di Pasar Idi selama Ramadan 1447 H agar tidak menjual petasanKasat Samapta AKP Muklis menegaskan langkah ini bertujuan menjaga kekhusyukan ibadah serta mencegah risiko kebakaran dan cedera akibat petasan.Polisi juga mengingatkan orang tua di Kabupaten Aceh Timur untuk mengawasi anak-anak, sembari menegaskan pengawasan rutin tetap dilakukan demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI – Suasana sore di Pasar Idi, Kabupaten Aceh Timur, mendadak terasa berbeda pada Selasa (03/03/2026).
Di tengah keriuhan warga yang berburu takjil menyambut Ramadan 1447 H, sejumlah personel Sat Samapta Polres Aceh Timur tampak menyisir lapak demi lapak.
Bukan untuk melakukan penindakan kaku, melainkan memberikan imbauan hangat kepada para pedagang.
Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk memastikan ibadah puasa masyarakat tidak terganggu oleh kebisingan ledakan petasan yang kerap mewarnai bulan suci.
Kasat Samapta Polres Aceh Timur, AKP Muklis, S.E., mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja memilih cara dialogis dalam menghadapi para pedagang.
Baca juga: Lempar Petasan ke Arah Emil Audero, Oknum Ini Malah Alami Luka Serius dan Terancam Sanksi Hukum
Petugas mendatangi langsung lapak jualan dan mengajak para pedagang mengobrol santai mengenai bahaya menjual bahan peledak berdaya rendah tersebut.
"Kami mengedepankan pendekatan humanis. Kami datangi langsung kawan-kawan pedagang untuk mengobrol. Intinya, kita ingin Ramadan tahun ini minim gangguan suara ledakan yang bisa meresahkan masyarakat atau bahkan memicu bahaya kebakaran dan cedera," ujar AKP Muklis.
Ia menekankan bahwa petasan bukan hanya soal kebisingan, tetapi juga risiko keselamatan jiwa.
Suara ledakan yang tiba-tiba sering kali memicu kekagetan, keributan antarwarga, hingga mengganggu kekhusyukan shalat Tarawih.
Langkah tegas sesuai aturan
Polres Aceh Timur berharap para pedagang bisa lebih selektif dan bijak dalam memilih barang dagangan mereka demi kepentingan bersama.
Meski persuasif, AKP Muklis menegaskan bahwa pengawasan akan dilakukan secara rutin di pusat-pusat keramaian.
"Harapan kami jelas, situasi Kamtibmas tetap kondusif. Namun, jika nanti ditemukan pelanggaran yang membandel dan membahayakan, tentu kami tidak ragu mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku," tambahnya.
Baca juga: Polres Aceh Timur Mendadak Tes Urine Personel, Ternyata Ini Hasilnya
Tak hanya menyasar pedagang, imbauan ini juga ditujukan kepada para orang tua di Aceh Timur.
Polisi meminta kerja sama orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anak mereka agar tidak bermain petasan.
"Jangan biarkan keceriaan Ramadan ternoda oleh insiden akibat petasan.
Keselamatan dan ketenangan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama," pungkas AKP Muklis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Personel-Polres-Aceh-Timur-melakukan-pemantauan-dan-imbauan-untuk-pedagang-petasan.jpg)