Berita Pidie
30 Gerai KDMP Dibangun di Pidie, Akan Dikelola Seperti Alfamart
Pemerintah Pusat membangun 30 gerai untuk Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP di Pidie.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Mursal Ismail
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Pusat membangun 30 gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Pidie, diperuntukkan bagi gampong yang memiliki tanah, dan dirancang dikelola seperti gerai ritel modern.
- Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Pidie, Cut Afrianidar, mengaku belum mengetahui kepastian dana 58 persen dari pusat untuk KDMP tahun 2026.
- Pengelolaan KDMP akan didampingi 73 tenaga Bisnis Asisten rekrutan Kementerian Keuangan RI, masing-masing mendampingi 10 koperasi per kecamatan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Pemerintah Pusat membangun 30 gerai untuk Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP di Pidie.
Gerai tersebut direncanakan akan dikelola seperti gerai Alfamart.
"Saat ini, gerai tersebut masih dibangun berjumlah 30 unit," kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan, Kopersi (Dispendagkop-UKM) Pidie, Cut Afrianidar SH MSi, kepada Serambinews.com, Rabu (4/3/2026).
Disinggung dana 58 persen untuk KDMP dari Pemerintah Pusat, kata Cut Afrianidar, dirinya belum mengetahui akan dikucurkan dana dari Pemerintah Pusat untuk Koperasi Desa Merah Putih tahun 2026.
"Belum mengetahui saya. Yang saya tahu Pemerintah Pusat membangun 30 gerai di 30 gampong.
Gerai itu dibangun bagi gampong yang memiliki tanah. Makanya, ada gampong belum miliki tanah sehingga belum bisa dibangun gerai," jelasnya.
Baca juga: Dana Desa Jatah Pidie Tahun 2026 Berkurang, Begini Penjelasan DPMG
Ia menambahkan, pengelolaan KDMP akan didampingi tenaga Bisnis Asisten dari Kementrian Keuangan.
Tahun 2026, Kementrian Keuangan telah merekrut 73 tenag Bisnis Asisten. Satu tenaga Bisnis Asisten akan mendampingi sepuluh KDMP di kecamatan.
"Petugas tenaga Bisnis Asisten membuat laporan kinerja ke Kementrian Keuangan. Jika tenaga Bisnis Asisten berkinerja buruk dihentikan kontrak.
Sehingga tahun 2025 adanya tenaga Bisnis Asisten yang tidak disambung SK-nya, maka tahun 2026 direkrut lagi petugas tersebut," ujarnya.
Kata Cut Afrianidar, dana untuk KDMP bisa saja dikucurkan Pemerintah Pusat untuk modal usaha.
Sebab, KDMP akan dikelola seperti gerai Alfamart. Di mana di gerai tersebut, nantinya akan dijual berbagai kebutuhan pokok, termasuk gas 3 Kg.
Baca juga: Warga yang Rumah Rusak Ringan & Sedang di Pidie Terima Dana, Diserahkan Wabup Alzaizi
"Wacana Pemerintah Pusat memang gerai KDMP seperti gerai Alfamart. Tugas kita nantinya melatih SDM warga untuk mengelola KDMP," ujarnya. (*)
| Realisasi APBK Pidie Rp 1,90 Triliun, Wabup Angka Itu Masih Sementara Karena Belum Diaudit |
|
|---|
| BWS Sumatera I Perbaiki Bendungan Pito Sa Tiro, Tanam Padi di-5 Kecamatan di Pidie Ditunda |
|
|---|
| Besok dan Lusa, Juara 1 AKSI Tgk Habibi Tampil di Pidie, Ini Jadwalnya |
|
|---|
| Terpilih Aklamasi Dr Ismed Ketua PGRI Pidie, Gedung Disorot Hingga Pengurusan di Kecamatan |
|
|---|
| Konferensi XXIII PGRI Pidie Sorot Gedung hingga Pengurus PGRI Kecamatan, Ismed Terpilih Aklamasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/KDMP-04032026.jpg)