Rabu, 29 April 2026

Prakiraan Cuaca

Mayoritas Kecamatan di Aceh Singkil Berawan, Gelombang 1,7 Meter

Dikutip dari laman Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) suhu rata-rata Kabupaten Aceh Singkil 23 sampai 30 derajat

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
TAMBATAN PERAHU - Nelayan di Kemukiman Gosong Telaga, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, memanfaatkan sungai di belakang permukiman untuk tempat tambatan perahu. Foto direkam 17 Oktober 2025. Berikut informasi cuaca hari ini Kamis (5/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Mayoritas cuaca di kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Aceh Singkil, berawan, Kamis (5/3/2026).
  • Masing-masing Kecamatan Pulau Banyak, Simpang Kanan, Danau Paris, Suro Makmur, Singkohor, Kuala Baru dan Kecamatan Pulau Banyak Barat.
  • Sedangkan cuaca di empat kecamatan lain di Kabupaten Aceh Singkil, udara kabur.

 


Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL -  Mayoritas cuaca di kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Aceh Singkil, berawan, Kamis (5/3/2026).

Masing-masing Kecamatan Pulau Banyak, Simpang Kanan, Danau Paris, Suro Makmur, Singkohor, Kuala Baru dan Kecamatan Pulau Banyak Barat. 

Sedangkan cuaca di empat kecamatan lain di Kabupaten Aceh Singkil, udara kabur.

Rinciannya Kecamatan Singkil, Gunung Meriah, Kota Baharu, dan Kecamatan Singkil Utara.

Dikutip dari laman Badan Metrologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) suhu rata-rata Kabupaten Aceh Singkil 23 sampai 30 derajat Celcius (⁰C). 

Sedangkan kelembapan udara antara 69 persen sampai 98 persen. 

Sementara cuaca wilayah maritim atau perairan Aceh Singkil, hujan ringan. 

Suhu 26 ⁰C dan kelembaban relatif 86 persen. 

Angin berhembus dari Barat Laut 7 knot dan arus ke Tenggara dengan kecepatan 40 centimeter per detik.

Gelombang diprediksi 1,7 meter. Ketinggian gelombang tersebut masuk dalam kategori sedang.

Nelayan dan warga yang melaut hati-hati. Pastikan selalu membawa perlengkapan keselamatan. 

Antara lain pelambung dan membawa alat komunikasi untuk menghubungi keluarga bila terjadi hal darurat.

Kemudian membawa global positioning system (GPS) untuk mengetahui posisi. 

Mengingat mengandalkan tanda-tanda alam, kadang terkendala terbatasnya jarak pandang.(*)

Baca juga: Jembatan di Kompleks PPI Anak Laut Aceh Singkil Ambruk 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved