Minggu, 17 Mei 2026

Berita Bener Meriah

Oknum Wartawan Minta Uang Rp 15 Juta ke Pejabat Bener Meriah Dipastikan Bukan Anggota PWI

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bener Meriah, Mashuri, menegaskan bahwa oknum wartawan yang diduga meminta uang sebesar

Tayang:
Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
MASHURI - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bener Meriah, Mashuri, menegaskan bahwa oknum wartawan yang diduga meminta uang sebesar Rp15 juta kepada Kepala Dinas Pertanian Bener Meriah bukan merupakan anggota PWI maupun organisasi wartawan lain yang tergabung dalam konstituen Dewan Pers. 
Ringkasan Berita:
  • PWI Bener Meriah memastikan oknum yang diduga meminta Rp15 juta kepada Kadis Pertanian bukan anggota PWI maupun organisasi pers konstituen Dewan Pers.
  • Dugaan permintaan uang tersebut berkaitan dengan pengadaan sapi untuk kebutuhan meugang.
  • Pemkab Bener Meriah mendorong kasus ini diproses secara hukum agar transparan dan memberi efek jera.

SERAMBINEWS.COM, REDELONG – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bener Meriah, Mashuri, menegaskan bahwa oknum wartawan yang diduga meminta uang sebesar Rp15 juta kepada Kepala Dinas Pertanian Bener Meriah bukan merupakan anggota PWI maupun organisasi wartawan lain yang tergabung dalam konstituen Dewan Pers.

Pernyataan itu disampaikan Mashuri terkait permintaan Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin agar PWI Bener Meriah melakukan penelusuran siapa sebenarnya oknum yang mengatasnamakan wartawan tersebut.

“PWI sangat berkepentingan agar kasus ini diungkap karena sebagai organisasi besar yang memiliki banyak anggota yang bekerja di berbagai media bisa saja masyarakat menduga-duga anggota PWI yang terlibat dalam praktik memalukan itu,” kata Mashuri mengutip penegasan yang disampaikan Ketua PWI Aceh.

Mashuri menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi langsung dengan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bener Meriah guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.

Dari hasil komunikasi tersebut, diperoleh penjelasan bahwa dugaan permintaan uang tersebut berkaitan dengan pengadaan sapi untuk kebutuhan meugang.

Menurut Mashuri, setelah dilakukan penelusuran awal, nama yang disebut sebagai wartawan tersebut tidak terdaftar sebagai anggota PWI.

Baca juga: Bakal Calon Tak Hadir, Abdul Halim Kembali Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua PWI Aceh Utara

Lebih lanjut Mashuri menyampaikan bahwa pihaknya menghargai langkah Pemkab Bener Meriah yang mendorong agar persoalan tersebut diselesaikan melalui jalur hukum. 

Ia mengatakan, sesuai arahan Bupati Bener Meriah, pihak dinas terkait akan membawa permasalahan ini ke ranah hukum agar dapat diproses secara terbuka dan transparan. 

Menurutnya, langkah tersebut penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat serta memberikan efek jera bagi siapa pun yang mencoba menyalahgunakan profesi wartawan untuk kepentingan pribadi.

Meski demikian, Mashuri belum menyebutkan secara terbuka identitas oknum yang dimaksud. 

Ia menyatakan saat ini pihaknya masih mengumpulkan dan memverifikasi berbagai bukti terkait dugaan tersebut. 

“Yang pasti kami telah mengantongi sejumlah bukti awal yang dapat memperkuat informasi yang berkembang.

Kami pastikan juga oknum tersebut bukan wartawan anggota PWI maupun asosiasi pers lainnya yang merupakan konstituen Dewan Pers,” demikian Ketua PWI Bener Meriah. (*)

Baca juga: PWI Aceh Salurkan Daging Meugang untuk Ratusan Anggota dan Janda Wartawan

Mashuri, Ketua PWI Bener Meriah

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved