Kamis, 30 April 2026

Berita Banda Aceh

Mendagri Tito: Masjid Raya Baiturrahman Kebanggaan Bangsa Indonesia

“Walaupun saya bukan warga Aceh, namun bagi saya pribadi Masjid Raya Baiturrahman ini juga merupakan kebanggaan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Rianza Alfandi
MEMPERLIHATKAN MENU — Mendagri Tito Karnavian dan Dirjen Bina Adwil Kemendagri Safrizal ZA, memperlihatkan menu makanan dalam Idang Meulapeh dalam acara buka puasa bersama di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Jumat (6/3/2026).  

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyebut, bahwa Masjid Raya Baiturrahman bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Aceh, tetapi juga kebanggan bagi seluruh bangsa Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Tito saat memberikan sambutan pada peringatan Khanduri Malam Nuzulul Quran sekaligus buka puasa bersama di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (6/3/2026).

Tito mengaku baru mengetahui bahwa masjid bersejarah tersebut telah berdiri sejak lebih dari 700 tahun lalu.

Menurutnya, nilai sejarah dan simbol perjuangan yang melekat pada masjid raya menjadikannya sebagai kebanggaan nasional.

“Masjid Raya Baiturrahman ini yang baru saya ketahui ternyata usianya sudah lebih dari 700 tahun. Masjid ini bukan hanya menjadi ikon Kota Banda Aceh, bukan pula sekadar ikon Aceh, tetapi juga merupakan milik bangsa Indonesia, karena masjid ini adalah kebanggaan seluruh bangsa Indonesia,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Tito menegaskan, meskipun dirinya bukan warga Aceh, Masjid Raya Baiturrahman tetap menjadi kebanggaan bagi dirinya dan seluruh rakyat Indonesia.

“Walaupun saya bukan warga Aceh, namun bagi saya pribadi Masjid Raya Baiturrahman ini juga merupakan kebanggaan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Tito juga mengungkap, rasa syukurnya dapat menghadiri peringatan Malam Nuzulul Qur’an di masjid tersebut, terlebih dalam suasana bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

Di sisi lain, Tito menyampaikan bahwa kehadiran dirinya di Aceh juga berkaitan dengan tugas dari Presiden untuk mempercepat penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera.

“Kami ditunjuk untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi bencana di Sumatera, khususnya yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” pungkasnya.

Diketahui, dalam kesempatan itu Kementerian Pariwisata RI melalui Asisten Deputi Event Daerah, Reza Fahlevi, menyerahkan sertifikat penetapan Masjid Raya Baiturrahman sebagai Cagar Budaya Nasional.

Masjid yang dibangun pada 1612 oleh Sultan Iskandar Muda itu, telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Peringkat Nasional pada November 2025 lalu.

Sebagai ikon keagungan dan sejarah Aceh, masjid ini diakui atas nilai historisnya yang tinggi, termasuk ketahanannya saat tsunami 2004 dan perannya melawan kolonialisme.
lu.

Sebagai ikon keagungan dan sejarah Aceh, masjid ini diakui atas nilai historisnya yang tinggi, termasuk ketahanannya saat tsunami 2004 dan perannya melawan kolonialisme.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved