Rabu, 22 April 2026

Berita Aceh Selatan

Gerakan Aktivis Muda Aceh Desak Dinkes Aceh Selatan Buka Hasil Uji Lab Dugaan Keracunan MBG 

Kasus ini menyangkut kesehatan anak-anak sekolah yang merupakan kelompok paling rentan. Oleh karena itu, masyarakat berhak mengetahui secara jelas

Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
Koordinator Wilayah GAMA Aceh Selatan, Zulfikri. 

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan Aceh Selatan Yuhelmi saat dikonfirmasi sejak Sabtu (7/3/2026) hingga konfirmasi pada Senin (9/3/2026) belum memberikan keterangan terkait hasil uji laboratorium dugaan keracunan MBG tersebut.

Mual dan sakit perut

Diberitakan sebelumnya, Loka Pengawas Obat dan Makanan (Loka POM) Aceh Selatan telah menyerahkan hasil uji laboratorium terkait dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Selatan.

Kepala Loka POM Aceh Selatan Indera Permana menyampaikan bahwa pengujian sampel makanan dilakukan berdasarkan permohonan resmi dari Dinas Kesehatan. 

Karena itu, hasil pemeriksaan juga disampaikan kembali secara resmi kepada instansi tersebut.

“Terkait hasil uji lab MBG sudah kami serahkan ke Dinkes Aceh Selatan. Karena permohonan uji dilakukan oleh Dinkes, maka hasilnya juga sudah kami sampaikan secara resmi ke Dinkes,” ujar, Indera, Sabtu (7/3/2026).

Disebutkan, hasil uji laboratorium tersebut telah diserahkan pada Jumat lalu.

“Jumat kemarin sudah kami sampaikan,” tambahnya.

Baca juga: Dugaan Keracunan MBG Di Aceh Selatan, GAMA Minta Dinkes Kawal Hasil Lab dan Disampaikan Terbuka 

Lebih lanjut dijelaskan, penyampaian hasil kepada publik nantinya akan melalui Dinas Kesehatan sebagai instansi yang memiliki kewenangan utama dalam penanganan kejadian luar biasa (KLB) keracunan pangan.

“Untuk penyampaian hasil juga melalui Dinkes, karena leading sector terkait KLB keracunan pangan ada di Dinas Kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Dinkes Aceh Selatan Yuhelmi saat dikonfirmasi pada Sabtu (7/3/2026) hingga konfirmasi pada Minggu (8/3/2026) belum merespons.

Sebelumnya, sejumlah siswa di Kecamatan Pasie Raja dilaporkan mengalami keluhan mual dan sakit perut setelah mengonsumsi menu MBG. 

Kasus tersebut sempat mendapat penanganan medis di fasilitas kesehatan setempat dan kini tengah menjadi perhatian berbagai pihak.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved