Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Sah, Prof Mirza Tabrani Dilantik Jadi Rektor USK Periode 2026-2031

Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA resmi dilantik menjadi Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2026-2031 di Gedung AAC Dayan Dawood USK

Tayang:
Penulis: Sara Masroni | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/Sara Masroni
Ketua MWA, Dr Safrizal ZA di hadapan Dirjen Diktisaintek Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Prof Khairul Munadi mewakili Menteri dan para Anggota MWA saat melantik Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA menjadi Rektor USK periode 2026-2031 di Gedung AAC Dayan Dawood kampus setempat, Darussalam, Banda Aceh, Senin (9/3/2026). 

Di atas pondasi itu, ia juga akan membangun smart humanocracy governance dan Integrity.

Menurutnya, hal tersebut adalah cara modern untuk mengimplementasi GUG.

Baca juga: Prof Mirza Rektor Baru USK

Dikatakan, cara tersebut menghadirkan model kepemimpinan berbasis penghormatan pada manusia sebagai subjek ,yang berhak berkembang di samping harus bekerja dan mengabdi. 

“Saya mau, siapapun di USK nantinya akan mendapat kesempatan yang adil untuk berkembang. Jadi, birokrasi kaku kita tinggalkan,” ucap Prof Mirza.

Hal ini, lanjutnya, tentu saja harus didukung oleh smart governance (tata kelola cerdas) yang menjamin percepatan layanan, mengurangi birokrasi (apalagi yang kaku) dan juga mencegah praktik korupsi.

“Dua itu akan mendukung aspek integritas. Kiban haba meunan but. Konsisten, agar kompeten,” ujar Prof Mirza.

Menurutnya, dengan dukungan iklim USK, dirinya juga bertekad akan menghadirkan USK Holding Company sebagai langkah memperkuat kemandirian finansial USK.

Hal itu dilakukan, lantaran USK memiliki aset dan sumber daya manusia yang handal.

 “Jadi apa yang sudah pernah dibuka jalan oleh Rektor sebelum-sebelumnya, harus dilanjutkan sampai nyata agar segera membantu USK dan juga Aceh,” jelasnya.

Nantinya, USK Holding ini akan mengelola aset produktif universitas, secara profesional.

Seperti rumah sakit dengan layanan premium yang ikut membantu overloadnya RSUZA. Hal itu dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat umum terpenuhi.

Selain daripada itu, Prof Mirza juga akan mengembangkan pusat pelatihan dan peningkatan pusat riset terpadu serta mengoptimalisasikan laboratorium terakreditasi sehingga dapat dikomersialisasikan.

Baca juga: Ini Harapan Sejumlah Tokoh Aceh hingga Kementerian ke Prof Mirza, Rektor USK Terpilih 2026-2031

“Ini bukan hanya untuk membantu USK mandiri berdasarkan potensi yang dimiliki, tapi juga menjawab kebutuhan Aceh. USK wajib membantu terobosan Gubernur Aceh saat ini dan siapapun kedepannya, jangan sekedar menjadi menara gading,” tegasnya.

Di balik semua itu, ia berkeinginan agar USK menjadi lembaga yang makin mandiri secara keuangan, semakin unggul secara akademik, dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Prof. Mirza Tabrani jelas bukan sosok baru. 

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved