Berita Banda Aceh
Sah, Prof Mirza Tabrani Dilantik Jadi Rektor USK Periode 2026-2031
Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA resmi dilantik menjadi Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2026-2031 di Gedung AAC Dayan Dawood USK
Penulis: Sara Masroni | Editor: Muhammad Hadi
Di atas pondasi itu, ia juga akan membangun smart humanocracy governance dan Integrity.
Menurutnya, hal tersebut adalah cara modern untuk mengimplementasi GUG.
Baca juga: Prof Mirza Rektor Baru USK
Dikatakan, cara tersebut menghadirkan model kepemimpinan berbasis penghormatan pada manusia sebagai subjek ,yang berhak berkembang di samping harus bekerja dan mengabdi.
“Saya mau, siapapun di USK nantinya akan mendapat kesempatan yang adil untuk berkembang. Jadi, birokrasi kaku kita tinggalkan,” ucap Prof Mirza.
Hal ini, lanjutnya, tentu saja harus didukung oleh smart governance (tata kelola cerdas) yang menjamin percepatan layanan, mengurangi birokrasi (apalagi yang kaku) dan juga mencegah praktik korupsi.
“Dua itu akan mendukung aspek integritas. Kiban haba meunan but. Konsisten, agar kompeten,” ujar Prof Mirza.
Menurutnya, dengan dukungan iklim USK, dirinya juga bertekad akan menghadirkan USK Holding Company sebagai langkah memperkuat kemandirian finansial USK.
Hal itu dilakukan, lantaran USK memiliki aset dan sumber daya manusia yang handal.
“Jadi apa yang sudah pernah dibuka jalan oleh Rektor sebelum-sebelumnya, harus dilanjutkan sampai nyata agar segera membantu USK dan juga Aceh,” jelasnya.
Nantinya, USK Holding ini akan mengelola aset produktif universitas, secara profesional.
Seperti rumah sakit dengan layanan premium yang ikut membantu overloadnya RSUZA. Hal itu dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat umum terpenuhi.
Selain daripada itu, Prof Mirza juga akan mengembangkan pusat pelatihan dan peningkatan pusat riset terpadu serta mengoptimalisasikan laboratorium terakreditasi sehingga dapat dikomersialisasikan.
Baca juga: Ini Harapan Sejumlah Tokoh Aceh hingga Kementerian ke Prof Mirza, Rektor USK Terpilih 2026-2031
“Ini bukan hanya untuk membantu USK mandiri berdasarkan potensi yang dimiliki, tapi juga menjawab kebutuhan Aceh. USK wajib membantu terobosan Gubernur Aceh saat ini dan siapapun kedepannya, jangan sekedar menjadi menara gading,” tegasnya.
Di balik semua itu, ia berkeinginan agar USK menjadi lembaga yang makin mandiri secara keuangan, semakin unggul secara akademik, dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, bangsa dan negara.
Prof. Mirza Tabrani jelas bukan sosok baru.
Rektor USK
Mirza Tabrani
Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA
Universitas Syiah Kuala
Rektor Universitas Syiah Kuala
Serambi Indonesia
Banda Aceh
pelantikan
| Rektor Resmi Lantik Pengurus BEM USK 2026, Ini Susunan Pengurusnya |
|
|---|
| Pengurus BEM USK 2026 Resmi Dilantik, Rektor Pesan satu Hal |
|
|---|
| Mulai 1 Mei 2026, JKA Tanggung 604.446 Jiwa Termasuk Orang Mampu yang Sakit |
|
|---|
| 34 Titik Panas Muncul di Aceh, BMKG Peringatkan Risiko Karhutla Kian Tinggi |
|
|---|
| Stok Beras Bulog di Aceh Capai 65 Ribu Ton |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Sah-Prof-Mirza-Dilantik-Jadi-Rektor-USK-Periode-2026-2031.jpg)