Berita Banda Aceh
Sah, Prof Mirza Tabrani Dilantik Jadi Rektor USK Periode 2026-2031
Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA resmi dilantik menjadi Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2026-2031 di Gedung AAC Dayan Dawood USK
Penulis: Sara Masroni | Editor: Muhammad Hadi
Ringkasan Berita:Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA resmi dilantik menjadi Rektor Universitas Syiah Kuala periode 2026-2031 di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh.Pengambilan sumpah dipimpin Ketua MWA Dr Safrizal ZA di hadapan Dirjen Diktisaintek Prof Khairul Munadi, menekankan tanggung jawab, layanan akademik, dan riset inovatif.Prof Khairul Munadi menyoroti pentingnya kesejahteraan dosen dan memastikan mahasiswa tidak terhenti kuliah karena keterbatasan ekonomi.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA resmi dilantik menjadi Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2026-2031 di Gedung AAC Dayan Dawood kampus setempat, Darussalam, Banda Aceh, Senin (9/3/2026).
Pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) USK, Dr Safrizal ZA di hadapan Dirjen Diktisaintek Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Prof Khairul Munadi mewakili Menteri dan para Anggota MWA.
"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan taat kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," ucap Prof Mirza.
Sementara Ketua MWA USK, Dr Safrizal ZA dalam sambutannya menyampaikan, proses pemilihan rektor kali ini berjalan dengan kondusif hingga proses dilantik.
"Pemilihan Rektor USK kali ini tersejuk sepanjang sejarah, kata orang-orang seperti itu. Dijalankan dengan cara dewasa," ujar Safrizal disambut tepuk tangan.
Baca juga: Sosok Prof Mirza Tabrani, Rektor USK Terpilih 2026–2031: Anak Pertama yang Ditempa Disiplin Keras
Ia menyampaikan, selamat kepada rektor yang dilantik dan menyebut ini bukan sebuah kebanggaan, melainkan tanggung jawab yang tidak ringan yang akan diemban ke depan.
Kemudian Ketua MWA USK itu juga menyampaikan, terima kasih atas kepemimpinan Prof Marwan yang selama ini dinilai memberikan kesejukan di kampus tersebut.
"Hampir tidak ada konflik selama beliau memimpin, sekali lagi terima kasih Prof Marwan," ucap Safrizal.
Sementara Dirjen Diktisaintek Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Prof Khairul Munadi saat membacakan pidato menteri menyampaikan, USK bukan hanya perguruan tinggi besar di Aceh, tetapi menjadi harapan besar lahirnya pengetahuan, kemajuan, inovasi sains dan teknologi dari ujung barat Indonesia ke depan.
Ia juga menekankan, kesejahteraan dosen harus menjadi perhatian bersama nantinya.
Dikatakan, status PTNBH bukan liberalisasi pendidikan, melainkan upaya memberikan fleksibilitas layanan hingga riset-riset ke depan.
"Dan yang paling prioritas, tidak boleh ada mahasiswa yang terhenti kuliahnya hanya karena keterbatasan ekonomi," pungkasnya.
Profil Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA terpilih sebagai Rektor USK
Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA terpilih sebagai Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2026-2031, dalam Rapat Pleno Tertutup Majelis Wali Amanat (MWA) di Balai Senat kampus setempat, Darussalam, Banda Aceh, Senin (2/2/2026).
Prof Mirza terpilih usai mengantongi 13 suara, disusul Prof Dr Ir Agussabti MSi dengan 5 suara, dan Prof Dr Ir Marwan 1 suara.
Total 19 suara dengan jumlah pemberi hak suara 13 orang, namun Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) memiliki 7 hak suara (bobot 35 persen).
Baca juga: 9 Maret, Prof Dr Mirza Tabrani Dilantik Jadi Rektor USK Periode 2026-2031 di AAC Dayan Dawood
“Terpilih Prof Mirza dengan 13 suara," kata Ketua MWA, Safrizal ZA didampingi Ketua Panitia Pemilihan Rektor (PPR) USK, Prof Dr Rusli Yusuf MPd, serta Staf Ahli Menteri Bidang Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Dr Muhammad Hasan Chabibie ST MSi mewakili Mendikti Saintek.
Rencana awal, pelantikan bakal berlangsung pada 6 Maret mendatang.
Semua proses tahapan pemilihan Rektor USK, termasuk pengesahan dan pelantikan dijadwalkan tuntas sebelum 8 Maret 2026.
Profil Prof Mirza
Prof Mirza merupakan guru besar kelahiran Banda Aceh, 26 September 1967.
Ia menamatkan S1 Manajemen Unsyiah (1991).
S2 Master of Business Administration Universiti Kebangsaan Malaysia (1995). Dan, S3 Doctor of Business Administration Universiti Kebangsaan Malaysia (2007).
Riwayat jabatan, ia pernah menjadi Ketua Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi USK Periode 2007-2009.
Kemudian Pembantu Dekan 1 Fakultas Ekonomi USK Periode 2009-2013.
Selanjutnya menjadi Dekan Fakultas Ekonomi USK Periode 2013-2017, serta menjabat Komisaris Independen PT Bank Aceh Syariah periode 2020-2023.
Ia resmi mendaftarkan diri dalam bursa calon Rektor USK untuk periode 2026-2031, ditemani Prof Dr Raja Masbar, Prof Dr Muhammad Zaki, Prof Dr Yulidin Away dan beberapa kolega lainnya melakukan pendaftaran pada, Jumat (17/10/2025) lalu.
Saat mendaftar secara resmi sebagai calon Rektor USK, Prof Mirza membawa tujuh poin utama dalam pencalonannya.
Salah satunya membangun Good University Governance (GUG) sebagai pondasi USK.
Di atas pondasi itu, ia juga akan membangun smart humanocracy governance dan Integrity.
Menurutnya, hal tersebut adalah cara modern untuk mengimplementasi GUG.
Baca juga: Prof Mirza Rektor Baru USK
Dikatakan, cara tersebut menghadirkan model kepemimpinan berbasis penghormatan pada manusia sebagai subjek ,yang berhak berkembang di samping harus bekerja dan mengabdi.
“Saya mau, siapapun di USK nantinya akan mendapat kesempatan yang adil untuk berkembang. Jadi, birokrasi kaku kita tinggalkan,” ucap Prof Mirza.
Hal ini, lanjutnya, tentu saja harus didukung oleh smart governance (tata kelola cerdas) yang menjamin percepatan layanan, mengurangi birokrasi (apalagi yang kaku) dan juga mencegah praktik korupsi.
“Dua itu akan mendukung aspek integritas. Kiban haba meunan but. Konsisten, agar kompeten,” ujar Prof Mirza.
Menurutnya, dengan dukungan iklim USK, dirinya juga bertekad akan menghadirkan USK Holding Company sebagai langkah memperkuat kemandirian finansial USK.
Hal itu dilakukan, lantaran USK memiliki aset dan sumber daya manusia yang handal.
“Jadi apa yang sudah pernah dibuka jalan oleh Rektor sebelum-sebelumnya, harus dilanjutkan sampai nyata agar segera membantu USK dan juga Aceh,” jelasnya.
Nantinya, USK Holding ini akan mengelola aset produktif universitas, secara profesional.
Seperti rumah sakit dengan layanan premium yang ikut membantu overloadnya RSUZA. Hal itu dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat umum terpenuhi.
Selain daripada itu, Prof Mirza juga akan mengembangkan pusat pelatihan dan peningkatan pusat riset terpadu serta mengoptimalisasikan laboratorium terakreditasi sehingga dapat dikomersialisasikan.
Baca juga: Ini Harapan Sejumlah Tokoh Aceh hingga Kementerian ke Prof Mirza, Rektor USK Terpilih 2026-2031
“Ini bukan hanya untuk membantu USK mandiri berdasarkan potensi yang dimiliki, tapi juga menjawab kebutuhan Aceh. USK wajib membantu terobosan Gubernur Aceh saat ini dan siapapun kedepannya, jangan sekedar menjadi menara gading,” tegasnya.
Di balik semua itu, ia berkeinginan agar USK menjadi lembaga yang makin mandiri secara keuangan, semakin unggul secara akademik, dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, bangsa dan negara.
Prof. Mirza Tabrani jelas bukan sosok baru.
Selain sudah berkarier di kampus, ia juga memiliki kompetensi di sektor keuangan dan manajemen risiko sebagai mantan komisaris independen Bank Aceh Syariah.
Prof Mirza juga mengantongi sejumlah sertifikasi profesional, seperti Certified Financial Risk Management (CFRM), Certified Islamic Finance Analyst (CIFA), Certified Human Resource Analyst (CHRA), Certified International Marketing Analyst (CIMA) dan Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan (Tingkat 6). (*)
Baca juga: Ini 3 Calon Rektor USK, Mirza, Agussabti dan Marwan
Rektor USK
Mirza Tabrani
Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA
Universitas Syiah Kuala
Rektor Universitas Syiah Kuala
Serambi Indonesia
Banda Aceh
pelantikan
| Rektor Resmi Lantik Pengurus BEM USK 2026, Ini Susunan Pengurusnya |
|
|---|
| Pengurus BEM USK 2026 Resmi Dilantik, Rektor Pesan satu Hal |
|
|---|
| Mulai 1 Mei 2026, JKA Tanggung 604.446 Jiwa Termasuk Orang Mampu yang Sakit |
|
|---|
| 34 Titik Panas Muncul di Aceh, BMKG Peringatkan Risiko Karhutla Kian Tinggi |
|
|---|
| Stok Beras Bulog di Aceh Capai 65 Ribu Ton |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Sah-Prof-Mirza-Dilantik-Jadi-Rektor-USK-Periode-2026-2031.jpg)