Jumat, 17 April 2026

Berita Aceh Barat

Sekda Aceh Tinjau Pangan Murah di Meulaboh, Pastikan Stabilitas Harga

Pemerintah Aceh terus memperkuat upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah melalui pelaksanaan

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Mursal Ismail
Humas Setda Aceh
TINJAU PANGAN MURAH - Sekda Aceh, M Nasir, S.IP, MPA didampingi Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP berinteraksi dengan warga saat membuka acara Gerakan pangan Murah (GPM) di Area pasar Tani Meulaboh, Senin (9/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Aceh menggelar Gerakan Pangan Murah di Pasar Tani Meulaboh dengan menyediakan 600 paket sembako untuk masyarakat.
  • Program ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama Ramadhan hingga menjelang Idulfitri.
  • Sekda Aceh M Nasir juga meninjau kilang padi di Nagan Raya dan layanan kesehatan di RS Regional Meulaboh.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Pemerintah Aceh terus memperkuat upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dipusatkan di areal Pasar Tani Kota Meulaboh, Aceh Barat, Senin (9/3/2026).

Sekda Aceh, M Nasir didampingi Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP meninjau pelaksanaan kegiatan itu, sekaligus memberikan arahan dan memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau selama Ramadhan.

Gerakan Pangan Murah ini merupakan program kolaboratif yang melibatkan Dinas Pangan Aceh, Dinas Pangan Aceh Barat, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Perum Bulog Kanwil Aceh, serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Aceh.

Dalam arahannya, M Nasir menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan ketersediaan bahan pangan tetap terjaga dan dapat diakses masyarakat dengan harga yang wajar. 

Terutama di tengah proses pemulihan pascabencana yang sempat memengaruhi distribusi logistik di sejumlah wilayah.

“Pascabencana, banyak konektivitas yang lumpuh sehingga distribusi pasokan pangan seperti beras, telur, dan minyak goreng sempat terhambat.

Tugas pemerintah adalah hadir untuk menstabilkan pasokan dan harga, terutama di bulan Ramadhan,” ujar M Nasir.

Baca juga: Abu Syaikh H. Abdurrahman Amin Al-Yamani Kembali Pimpin HUDA Aceh Barat untuk Ketiga Kali

Sekda Aceh menegaskan, Pemerintah Aceh akan terus melakukan berbagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga pangan serta melindungi daya beli masyarakat hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Pemerintah Aceh memastikan tidak ada lonjakan harga yang membebani warga selama masa Ramadhan hingga menjelang Idulfitri,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Aceh, Drs Surya Rayendra, dalam laporannya menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu bentuk intervensi pasar yang dilakukan pemerintah guna mengendalikan inflasi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Pada kegiatan tersebut, panitia menyediakan sedikitnya 600 paket sembako murah yang dapat ditebus masyarakat.

Setiap paket terdiri atas beras premium 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula pasir kemasan 2 kilogram, serta telur ayam.

Selain paket sembako, masyarakat juga dapat memperoleh berbagai komoditas pertanian segar yang dipasok langsung oleh petani lokal melalui stand Pasar Tani Aceh Barat.

Baca juga: BPS Akan Melakukan Sensus Ekonomi 2026, Ini Pesan Bupati Aceh Barat

Dalam kesempatan itu, Sekda Aceh turut menyerahkan secara simbolis paket pangan murah kepada perwakilan masyarakat serta meninjau stand pasar tani bersama unsur Forkopimda dan pemerintah daerah setempat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved