Jumat, 1 Mei 2026

Direktur RSUD Kota Sabang Dicopot

BREAKING NEWS - Direktur RSUD Kota Sabang dr Cut Meutia Aisywani Dikabarkan Diganti

“Assalamualaikum. Sehubungan dengan telah berakhirnya masa jabatan saya sebagai Direktur RSUD Kota Sabang, saya mengucapkan banyak terima kasih...

Tayang:
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Aulia Prasetya
Suasana depan RSUD Kota Sabang, Selasa (10/3/2026). Rumah sakit milik Pemerintah Kota Sabang ini menjadi sorotan setelah beredar kabar pergantian Direktur RSUD, dr. Cut Meutia Aisywani, yang sebelumnya memimpin fasilitas layanan kesehatan tersebut. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Direktur RSUD Kota Sabang, dr. Cut Meutia Aisywani, dikabarkan tidak lagi menjabat sebagai pimpinan rumah sakit milik Pemerintah Kota Sabang tersebut.

Kabar pergantian itu mulai beredar pada Selasa (10/3/2026) ,setelah beredarnya pesan pamitan yang dikirim dr Cut Meutia Aisywani di grup percakapan internal rumah sakit.

Dalam pesan tersebut, ia menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus permohonan maaf kepada seluruh jajaran pegawai RSUD Kota Sabang setelah masa jabatannya berakhir.

“Assalamualaikum. Sehubungan dengan telah berakhirnya masa jabatan saya sebagai Direktur RSUD Kota Sabang, saya mengucapkan banyak terima kasih atas kerja samanya dan mohon maaf atas segala khilaf apabila terdapat ketidaknyamanan saat bekerja sama dalam masa pimpinan saya. Kepada Allah SWT kita berserah, semoga kita tetap dalam keadaan sehat dan selalu dilindungi Allah SWT. Aamiin,” tulisnya dalam pesan tersebut.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Sabang terkait pergantian jabatan Direktur RSUD Kota Sabang maupun siapa pejabat yang akan menggantikannya.

Selama menjabat sebagai direktur rumah sakit daerah tersebut, dr Cut Meutia dikenal memiliki hubungan yang kurang terbuka dengan kalangan wartawan di Sabang.

Dalam beberapa kesempatan, akses konfirmasi terhadap sejumlah isu di RSUD Kota Sabang dinilai cukup terbatas.

Bahkan sejumlah awak media mengaku nomor kontak mereka sempat diblokir, sehingga menyulitkan proses konfirmasi pemberitaan terkait pelayanan maupun kebijakan rumah sakit.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti alasan pergantian jabatan tersebut serta siapa pejabat yang akan ditunjuk sebagai direktur baru RSUD Kota Sabang. Informasi resmi dari pemerintah daerah masih ditunggu.(*)

 


 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved