Berita Aceh Besar
Pesantren Masuk Sekolah, 29 Ribu Siswa Aceh Besar Mulai Belajar Kitab
“Saya berharap siapa pun pemimpin Aceh Besar nanti, program beut kitab ini dapat terus berjalan,” katanya.
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar mulai mengimplementasikan program Beut Kitab Bak Sikula di seluruh sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di daerah tersebut.
- Melalui program ini, sekitar 29 ribu siswa di Aceh Besar akan mulai belajar kitab dengan pengajar yang direkrut dari kalangan dayah.
- Bupati Aceh Besar Muharram Idris mengatakan program Beut Kitab Bak Sikula menjadi langkah penting untuk memperkuat pendidikan agama di sekolah-sekolah umum di Kabupaten Aceh Besar.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar mulai mengimplementasikan program Beut Kitab Bak Sikula di seluruh sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di daerah tersebut.
Melalui program ini, sekitar 29 ribu siswa di Aceh Besar akan mulai belajar kitab dengan pengajar yang direkrut dari kalangan dayah.
Bupati Aceh Besar Muharram Idris mengatakan program Beut Kitab Bak Sikula menjadi langkah penting untuk memperkuat pendidikan agama di sekolah-sekolah umum di Kabupaten Aceh Besar.
Hal tersebut disampaikan Syech Muharram saat lounching implementasi Beut Kitab Bak Sikula di Dekranasda Aceh Besar, Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, program tersebut juga menjadi motivasi bagi para guru dayah yang direkrut untuk mengajar kitab di sekolah.
Sebab sebelumnya pembelajaran kitab belum pernah diterapkan di sekolah umum.
“Ini menjadi motivasi dan semangat bagi guru yang kita rekrut dari dayah untuk mengajar beut kitab di sekolah. Sebelumnya belum ada beut kitab di sekolah. Hari ini kita menghadirkan pesantren masuk ke sekolah,” kata Muharram.
Baca juga: Besok, Bupati Syech Muharram Terapkan Beut Kitab Bak Sikula di 305 Sekolah Aceh Besar
Ia menjelaskan, pada tahun 2026 program tersebut mulai diimplementasikan di seluruh sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Aceh Besar.
Total sekolah yang terlibat mencapai 215 SD dan 90 SMP dengan jumlah siswa lebih dari 29 ribu orang.
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar telah melakukan seleksi tenaga pengajar dari kalangan dayah.
Dari proses seleksi itu, sebanyak 452 guru dinyatakan lulus dan akan mengajar kitab di sekolah.
Muharram menyebutkan, ke depan pemerintah daerah juga berupaya memperluas program tersebut agar dapat diterapkan di madrasah yang berada di bawah kewenangan Kantor Wilayah Kementerian Agama.
| Bupati Aceh Besar Tinjau Lokasi Pembangunan Labkesmas di Ingin Jaya |
|
|---|
| Meriahkan Milad ke-24, PKS Aceh Gelar Penanaman Padi Perdana di Suka Makmur |
|
|---|
| BPTU-HPT Keluarkan Aturan Kunjungan ke ‘Savana Indrapuri’, Jumlah Orang dan Waktu Kunjungan Dibatasi |
|
|---|
| Muda-mudi Asyik Nongkrong hingga Magrib di Waduk Keliling, Polisi Syariah Beri Pembinaan |
|
|---|
| Syech Muharram Minta Pembebasan Lahan SPAM Regional Leupung Dipercepat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bupati-Aceh-Besar-Muharram-Idris-menyerahkan-hadiah-uang-tunai-dan-umrah.jpg)