Kamis, 9 April 2026

Banda Aceh

Sebuah Toko Ponsel Terkenal di Banda Aceh Terbakar, Begini Keterangan Polisi

Satu unit ruko dua pintu berupa toko HP Bengkel Celullar Pusat Service Handphone Aiza Ponsel di Jalan Chik Ditiro, Peuniti...

Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/HO
KEBAKARAN - Warga dan pemadam kebakaran saat menjinakkan api yang melalap toko HP Bengkel Celullar Pusat Service Handphone Aiza Ponsel di Jalan Chik Ditiro, Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Selasa (10/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Satu unit ruko toko ponsel di Banda Aceh terbakar pada Selasa dini hari jelang sahur.
  • Ruko milik Abdul Rafur tersebut mengalami kerusakan parah dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp700 juta.
  • Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi.

 


Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Satu unit ruko dua pintu berupa toko HP Bengkel Celullar Pusat Service Handphone Aiza Ponsel di Jalan Chik Ditiro, Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, terbakar pada Selasa (10/3/2026) sekira pukul 04.00 WIB jelang sahur.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasi Humas, Iptu Erfan Gustiar menjelaskan, dalah satu toko ponsel terkenal tersebut merupakan miliki Abdul Rafur, Anggota DPRK Banda Aceh Fraksi Partai Nasdem.

“Dalam peristiwa ini, delapan unit mobil Damkar (pemadam kebakaran) dikerahkan, sumber awal api belum diketahui dan masih sedang dalam penyelidikan dari team inafis Polresta Banda Aceh,” jelas Iptu Erfan.

Awalnya, warga yang berada di sekitar lokasi kejadian kebakaran, melihat adanya kepulan asap dan api yang keluar dari salah satu ruko toko ponsel tersebut sekira pukul 04.00 WIB. Melihat kejadian tersebut, warga sekitar kemudian berteriak meminta pertolongan kepada warga lainnya agar membantu memadamkan api dan menghubungi Pemilik ruko.

Baca juga: Simak Cara Daftar Mudik Gratis Banda Aceh-Sabang, Pulang Pergi Naik Kapal Cepat Express Bahari

Setelah menerima informasi tersebut, pemilik segera menghubungi Petugas Piket Damkar Kota Banda Aceh. Sebanyak delapan unit mobil Damkar Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh tiba di lokasi pada pukul 04.30 WIB, selanjutnya petugas berupaya melakukan pemadaman api. 

Api berhasil dipadamkan, dibantu aparat keamanan TNI Polri bersama warga setempat pada pukul 04.50 WIB. Selanjutnya, pihak Damkar melakukan proses pendinginan api untuk memastikan benar-benar padam dan mencegah kembali menyala.

Proses pendinginan api selesai pada pukul 06.00 WIB, dalam keadaan aman dan terkendali. Sementara kerugian akibat kejadian kebakaran tersebut berupa ruangan bangunan ruko, HP, laptop, peralatan service, aksesoris dan sparepart atau suku cadang HP hangus terbakar. “Kerugian diperkirakan mencapai Rp 700 juta,” pungkasnya.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved