Jumat, 24 April 2026

Banda Aceh

Polda Aceh Siagakan 3.282 Personel Amankan Mudik Lebaran Idul Fitri 2026

Kepolisian Daerah (Polda) Aceh menyiagakan sebanyak 3.282 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan...

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Eddy Fitriadi
Serambinews.com/Rianza Alfandi
APEL GELAR PASUKAN – Personel Polda Aceh mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026 di halaman Mapolda Aceh, Kamis (12/3/2026). Dalam operasi ini Polda Aceh menyiagakan sebanyak 3.282 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. 

Ringkasan Berita:
  • Kepolisian Daerah Aceh menyiagakan 3.282 personel gabungan untuk mengamankan mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat Seulawah 2026.
  • Operasi yang berlangsung 13–25 Maret 2026 ini menyiapkan 34 pos pengamanan, 22 pos pelayanan, dan 4 pos terpadu di berbagai wilayah Aceh.
  • Pengamanan difokuskan pada jalur mudik, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, bandara, pelabuhan, dan lokasi wisata untuk menjaga kelancaran serta keamanan masyarakat.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh menyiagakan sebanyak 3.282 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi melalui Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Seulawah 2026”.

Pengerahan personel untuk mengamankan mudik dan lebaran tahun ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026 di halaman Mapolda Aceh, Kamis (12/3/2026).

Dalam apel tersebut, Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo membacakan amanat Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, yang menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Seulawah ini akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026 di seluruh wilayah Aceh. 

“Jadi kegiatan ini merupakan operasi kemanusiaan di mana polri bersama instansi terkait memberikan pelayanan untuk melayani saudara-saudara kita yang sedang menjalani ibadah Ramadhan dan akan melaksanakan Idul Fitri,” kata Brigjen Ari Wahyu.

Menurutnya, pengamanan ini penting mengingat tingginya mobilitas masyarakat menjelang lebaran, terutama bagi warga yang melakukan perjalanan mudik dari Banda Aceh ke daerah-daerah di Aceh maupun dari provinsi lain kembali ke Aceh.

“Banyak saudara-saudara kita yang akan pulang kampung, baik dari Banda Aceh ke daerah-daerah maupun dari provinsi lain yang kembali ke Aceh,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, lanjut Ari, Polda Aceh mengerahkan 3.282 personel gabungan yang terdiri dari 1.753 personel Polri dan 1.529 personel dari berbagai instansi terkait. Selain itu, aparat juga akan mendirikan sejumlah pos pengamanan untuk mendukung kelancaran arus mudik.

“Dalam operasi ini kita menyiapkan 34 pos pengamanan, 22 pos pelayanan, dan empat pos terpadu,” katanya.

Lebih jauh, Wakapolda mengungkap, bahwa pihaknya  juga menyiapkan pengamanan di sejumlah titik yang diperkirakan akan menjadi pusat aktivitas masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran pengamanan meliputi 23 terminal, 1.414 masjid, 9 pelabuhan, 41 pusat perbelanjaan, 10 bandara, serta 107 lokasi wisata di seluruh Aceh.

Ia menambahkan, pihaknya tidak luput mengantisipasi potensi kemacetan dan gangguan perjalanan akibat kondisi sejumlah ruas jalan yang masih dalam perbaikan maupun terdampak bencana.

“Untuk jalur-jalur alternatif juga akan kita amankan, karena ada jalan utama yang masih dalam perbaikan, jembatan putus, maupun longsor. Jalur alternatif itu akan kita jaga agar perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan selamat sampai ke kampung halaman,” ungkapnya.

Selain pengamanan lalu lintas, aparat juga meningkatkan patroli bersama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved