Kamis, 23 April 2026

Berita Banda Aceh

Tol Padang Tiji-Seulimeum Dibuka untuk Mudik Lebaran

Pembukaan fungsional Jalan Tol Sigli–Banda Aceh ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat

Editor: mufti
Serambinews.com
TOL PADANG TIJI 
Ringkasan Berita:
  • Guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, PT Hutama Karya (Persero) membuka secara fungsional Jalan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1
  • Seksi 1 sebenarnya telah dibuka secara fungsional sejak 7 Desember 2025 untuk membantu akses penyaluran bantuan bencana di Aceh
  • Pembukaan fungsional Jalan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - PT Hutama Karya (Persero) membuka secara fungsional Jalan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Pembukaan jalur ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mempercepat distribusi logistik di wilayah Aceh.

Jalan Tol Jalan Tol Sigli–Banda Aceh memiliki panjang total 74,2 kilometer dan merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional Indonesia di Provinsi Aceh. Saat ini, ruas tol tersebut telah beroperasi pada Seksi 2 hingga Seksi 6 dengan total panjang sekitar 49 kilometer yang melayani perjalanan dari Seulimeum hingga Baitussalam.

Adapun rincian ruas yang telah beroperasi yakni Seksi 2 (Seulimeum–Jantho) sepanjang 6 km, Seksi 3 (Jantho–Indrapuri) sepanjang 16 km, Seksi 4 (Indrapuri–Blang Bintang) sepanjang 14 km, Seksi 5 (Blang Bintang–Kuto Baro) sepanjang 8 km, serta Seksi 6 (Kuto Baro–Baitussalam) sepanjang 5 km.

Sementara itu, ruas yang dibuka secara fungsional adalah Seksi 1 dari Interchange (IC) Padang Tiji hingga Seulimeum sepanjang 23,955 km. Jalur ini dibuka untuk dua jalur kendaraan (jalur A dan B) dengan sistem dua arah lalu lintas, yakni Padang Tiji–Seulimeum dan sebaliknya.

Seksi 1 sebenarnya telah dibuka secara fungsional sejak 7 Desember 2025 untuk membantu akses penyaluran bantuan serta mendukung kelancaran arus transportasi pada periode Natal dan Tahun Baru. 

Plh Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan, hingga kini, jalur tersebut terus dimanfaatkan untuk menunjang mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, termasuk dalam penanganan bencana di wilayah Aceh Tamiang.

Secara operasional, Seksi 2 hingga Seksi 6 tetap beroperasi secara bertarif. Sementara jalur fungsional Seksi 1 telah terintegrasi melalui Interchange Seulimeum. Pengguna jalan yang melanjutkan perjalanan menuju Padang Tiji maupun sebaliknya diwajibkan melakukan transaksi di Gerbang Tol Padang Tiji.

Sebagai bagian dari tahapan menuju pengoperasian penuh, pada Seksi 1 juga telah dilakukan Pra Uji Laik Fungsi (Pra-ULF) untuk memastikan seluruh aspek teknis dan keselamatan memenuhi standar yang ditetapkan.

Ia mengatakan pembukaan jalur fungsional tersebut merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pada periode Lebaran.

“Pembukaan fungsional Jalan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pada periode Lebaran sekaligus memastikan distribusi logistik, termasuk bantuan bencana di Aceh Tamiang, dapat berjalan lebih cepat dan efisien,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).

Ia menambahkan, dengan terintegrasinya seluruh seksi yang telah beroperasi dan jalur fungsional tersebut, waktu tempuh dari Sigli menuju Banda Aceh dapat dipersingkat dari sekitar satu jam melalui jalan nasional menjadi kurang lebih 30 menit melalui jalan tol.

“Dibukanya jalur fungsional ini diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas di jalan nasional serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh dalam meningkatkan konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah,” tutup Hamdani.(iw)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved