Kamis, 23 April 2026

Berita Banda Aceh

DSI Aceh Percepat Transformasi Data Masjid melalui Bimtek SIMASA

Selain itu, peserta dilatih menyusun laporan hasil verifikasi faktual sebagai syarat penting dalam pengusulan bantuan sarana peribadatan.

Penulis: Sara Masroni | Editor: Faisal Zamzami
Serambinews.com/HO
FOTO BERSAMA - Plt Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Marzuki (kanan) foto bersama usai membuka Bimtek SIMASA di Banda Aceh, Selasa (21/4/2026) dan berlangsung hingga 23 April. 

Ringkasan Berita:
  • Dinas Syariat Islam Aceh (DSI) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Manajemen Masjid Aceh (SIMASA) sebagai upaya meningkatkan tata kelola data masjid secara digital.
  • Kegiatan ini berlangsung di Banda Aceh selama tiga hari, 21–23 April 2026, dan diikuti oleh admin SIMASA dari seluruh kabupaten/kota di Aceh.
  • SIMASA merupakan aplikasi digital yang dikembangkan DSI Aceh untuk mendukung pendataan, verifikasi, serta pemutakhiran informasi masjid dan meunasah.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Sara Masroni | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Dinas Syariat Islam Aceh (DSI) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Manajemen Masjid Aceh (SIMASA) sebagai upaya meningkatkan tata kelola data masjid secara digital.

Kegiatan ini berlangsung di Banda Aceh selama tiga hari, 21–23 April 2026, dan diikuti oleh admin SIMASA dari seluruh kabupaten/kota di Aceh.

SIMASA merupakan aplikasi digital yang dikembangkan DSI Aceh untuk mendukung pendataan, verifikasi, serta pemutakhiran informasi masjid dan meunasah.

Kehadiran sistem ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan akurasi data, khususnya dalam penyaluran bantuan sarana peribadatan oleh Pemerintah Aceh.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DSI Aceh, Marzuki, menegaskan pentingnya peran admin sebagai ujung tombak keberhasilan sistem. Ia mencontohkan, pada masa Nabi Muhammad SAW, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat informasi dan aktivitas umat, termasuk dalam penyusunan strategi.

“SIMASA bukan sekadar aplikasi, melainkan instrumen untuk memastikan data masjid dan meunasah di Aceh terkelola dengan baik, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, kemampuan admin dalam input, pembaruan, dan verifikasi lapangan sangat penting,” ujar Marzuki, Kamis (23/4/2026).

Baca juga: DSI Banda Aceh Monitoring Kompetensi Guru Diniyah dan Tahfizh

Bimtek ini menghadirkan narasumber dari tim IT Pemerintah Aceh dan pengembang aplikasi. Materi yang diberikan mencakup pengenalan sistem, tata cara pengisian dan pembaruan data, hingga teknik verifikasi faktual di lapangan.

Salah satu sesi menarik adalah praktik penggunaan GPS untuk menentukan titik koordinat lokasi masjid dan meunasah. Peserta juga melakukan simulasi verifikasi langsung ke sejumlah lokasi, sehingga mampu mengaplikasikan keterampilan teknis secara nyata.

Selain itu, peserta dilatih menyusun laporan hasil verifikasi faktual sebagai syarat penting dalam pengusulan bantuan sarana peribadatan.

Kepala Bidang Peribadatan, Syiar Islam, dan Pengembangan Sarana Keagamaan DSI Aceh, Teuku Kamaluddin, menyatakan bahwa para admin diharapkan menjadi garda terdepan dalam mendukung transformasi digital layanan publik di bidang keagamaan.

“Ke depan, kami ingin data masjid di Aceh dapat diakses dengan cepat dan mudah, sehingga membantu pemerintah dalam perencanaan pembangunan berbasis data yang akurat,” ujarnya.

Para peserta menyambut baik kegiatan ini. Salah satu peserta, Anwar, mengaku pelatihan sangat membantu karena selama ini belum tersedia data masjid yang terintegrasi.

“Dengan pelatihan ini, kami lebih memahami penggunaan aplikasi SIMASA dan teknologi GPS untuk memastikan data sesuai kondisi lapangan,” ungkapnya.

Peserta lainnya, Muslimah, menilai kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas admin, tetapi juga memperkuat jejaring komunikasi antar admin se-Aceh.

“Kami bisa saling bertukar pengalaman dan membantu saat menghadapi kendala teknis. Ini sangat bermanfaat bagi kami di daerah,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved