Kamis, 30 April 2026

Berita Banda Aceh

IDI Aceh Gelar Buka Puasa Bersama, Ustaz Nasai Isi Tausiah

Kegiatan ini dihadiri oleh para pengurus, guru besar, senior, serta anggota IDI Wilayah Aceh dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan di bulan

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
BUKA PUASA BERSAMA - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Aceh menyelenggarakan kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama di Indian Coffee House Aceh, Banda Aceh, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh para pengurus, guru besar, senior, serta anggota IDI Wilayah Aceh dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan. 

Menurutnya, keberlanjutan dan martabat profesi dokter bertumpu pada tiga prinsip utama, yaitu ilmu yang rasional dan berbasis bukti, etika kemanusiaan yang melindungi pasien, serta independensi profesi dalam menjaga standar kedokteran.

Ia menegaskan bahwa sejarah kedokteran menunjukkan bahwa ketika salah satu dari prinsip tersebut diabaikan, praktik kedokteran dapat menyimpang dari tujuan utamanya bahkan berpotensi melanggar nilai-nilai kemanusiaan.

Karena itu, profesi dokter harus selalu menjaga keseimbangan antara ilmu, etika, dan tanggung jawab sosial, sehingga pelayanan kesehatan tetap bermartabat dan dipercaya oleh masyarakat.

Baca juga: Puluhan Dokter Spesialis Turun ke Pidie Jaya, IDI Banda Aceh dan IDI Pijay Gelar Aksi Peduli Bencana

Prof Rajuddin juga menekankan bioetika merupakan fondasi moral dalam praktik kedokteran.

Bioetika memastikan bahwa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi medis tetap berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan.

Seorang dokter tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan ilmiah, tetapi juga kebijaksanaan moral dalam mengambil keputusan klinis, karena setiap tindakan medis pada akhirnya menyangkut hal yang paling berharga dalam kehidupan manusia, yaitu keselamatan dan martabat pasien.

IDI Wilayah Aceh berharap kegiatan silaturahmi seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai kesejawatan dan solidaritas profesi.

Kebersamaan yang terbangun di antara para dokter diharapkan menjadi energi positif untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Aceh. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved