Berita Bireuen
Jalur Alternatif Awe Geutah Bireuen Minim Petunjuk Arah
Kecuali apabila ada kendaraan yang ingin menyalip dan berpapasan dengan kendaraan dari arah berlawanan terjadi macet itu.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
Ringkasan Berita:
- Sejak beberapa hari lalu jalur alternatif jembatan Awe Geutah Paya – Teupin Reudeup, Peusangan Selatan dijadikan jalur utama bagi kendaraan roda empat dan truk maksimal 10 ton dari
- arah Medan melintasi jalan tersebut.
- Pemberlakuan sistem satu arah rangkaian rekayasa arus lalu lintas mencegah kemacetan panjang di
- jembatan Krueng Tingkeum, Kutablang Bireuen.
- Kecuali apabila ada kendaraan yang ingin menyalip dan berpapasan dengan kendaraan dari arah berlawanan terjadi macet itu.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Sejak beberapa hari lalu jalur alternatif jembatan Awe Geutah Paya – Teupin Reudeup, Peusangan Selatan dijadikan jalur utama bagi kendaraan roda empat dan truk maksimal 10 ton dari
arah Medan melintasi jalan tersebut.
Pemberlakuan sistem satu arah rangkaian rekayasa arus lalu lintas mencegah kemacetan panjang di
jembatan Krueng Tingkeum, Kutablang Bireuen.
Pantauan Serambinews.com, Minggu (15/3/2026) jalan alternatif mulai dipadati berbagai jenis kendaraan umumnya minibus, angkutan umum L300, angkutan Hiace, truk Colt Diesel maupun jenis lainnya menempuh rute tersebut.
Walaupun banyak kendaraan melintas satu arah yaitu mulai dari Simpang SMA Kutablang, Bireuen, Desa Blang Mee, Pante Baro Gle Siblah, Lueng Daneun sampai jembatan Awe Geutah masih lancar dan tidakada artian sama sekali.
Kecuali apabila ada kendaraan yang ingin menyalip dan berpapasan dengan kendaraan dari arah berlawanan terjadi macet itu.
Selain itu, saat ini ruas jalan lintasan tersebut juga sedang dilakukan pelebaran agar semakin mudah kendaraan melintas.
Selain itu, pada beberapa persimpangan petunjuk arah masih kurang, ada beberapa tanda petunjuk arah kurang jelas, sehingga ada beberapa pengendara walaupun sudah ada water barrier pada persimpangan kebingungan.
Beberapa warga menyebutkan, sarana petunjuk arah atau tulisan besar kurang, sehingga ada beberapa pengendara mungkin baru pertama melintas bingung dan berhenti di persimpangan.
“Kalau memungkinan, tanda petunjuk arah ditambah dan nampak jelas sehingga pengendara tidak bingung,” ujar Rusli seorang warga Pante Baro Gle Siblah.
Salah satu tanda arah sangat membantu pengendara adalah di persimpangan Pante Baro Gle Siblah, kemudian pada beberapa tikungan lainnya, ujarnya.
Dengan adanya tanda penunjuk arah di setiap persimpangan memudahkan para pengendara, karena ada beberapa persimpangan pada lintasan tersebut, termasuk setelah melewati jembatan Awe Geutah ke Peusangan Bireuen.
Warga mengharapkan Dinas Perhubungan maupun jajaran Satlantas Polres Bireuen untuk memasang tanda petunjuk arah sehingga pelintas mengetahui dengan cepat rute yang akan ditempuh.
“Sebagian pengendara mungkin pemudik, sehingga baru sekali melintas, tidak ada petunjuk arah sedikit bingung harus berbelok kemana,” ujarnya. (*)
Awe geutah
jembatan Awe Geutah
Jembatan Awe Geutah Paya Teupin Reudeup
Jalur Alternatif
Jalur Alternatif Mudik
Bireuen
Serambinews.com
Serambi Indonesia
| Pulihkan Sektor Pertanian, Kementan Tanam Padi Gogo di Pulo Siron |
|
|---|
| BPBD Bireuen Sosialisasi Pendataan Korban Banjir Tahap II |
|
|---|
| Pembangunan Jembatan Teupin Mane Dikebut, Progres Hampir 16 Persen |
|
|---|
| Parenting Academy SDIT Azkiya Bahas Sinergi Sekolah dan Orang Tua untuk Generasi Tangguh |
|
|---|
| Ratusan Wali Murid SDIT Azkiya Ikuti Parenting Academy |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/awe-geutah-1503.jpg)