Jumat, 1 Mei 2026

Berita Pidie Jaya

Memasuki Bulan Keempat Pascabencana, Alat Berat PMI Terus Bekerja di Aceh

komitmen PMI dalam membantu percepatan pemulihan bagi masyarakat yang terdampak bencana di Aceh

Tayang:
Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
Memasuki bulan keempat pasca bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) masih terus mengerahkan alat berat untuk mendukung proses pemulihan di sejumlah wilayah terdampak di Provinsi Aceh. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen PMI dalam membantu percepatan pemulihan bagi masyarakat yang terdampak bencana. 
Ringkasan Berita:Palang Merah Indonesia (PMI) terus mengerahkan alat berat dan 41 mini excavator untuk membantu pemulihan pasca bencana di Provinsi Aceh.
 
Kegiatan mencakup pembersihan material sisa bencana, membuka akses jalan, dan penataan lingkungan, salah satunya di Gampong Beurawang.
 
PMI tetap memantau kebutuhan masyarakat dan memberikan layanan kemanusiaan, berkomitmen mendampingi hingga aktivitas warga kembali normal.

SERAMBINEWS.COM, ACEH - Memasuki bulan keempat pasca bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) masih terus mengerahkan alat berat untuk mendukung proses pemulihan di sejumlah wilayah terdampak di Provinsi Aceh

Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen PMI dalam membantu percepatan pemulihan bagi masyarakat yang terdampak bencana.

PMI mengoptimalkan penggunaan alat berat berupa excavator untuk membantu membersihkan material sisa bencana, membuka akses jalan yang sempat tertutup, serta mendukung proses penataan kembali lingkungan masyarakat di beberapa titik terdampak.

Baca juga: PMI Banda Aceh Serahkan 300 Sumur Air Bersih untuk Pidie Jaya

Selain mengoptimalkan excavator, PMI juga telah mengoperasikan 41 unit mini excavator yang sebelumnya difokuskan untuk membantu proses pembersihan di lingkup pemukiman warga. 

Penggunaan mini excavator ini dinilai efektif untuk menjangkau area-area sempit di permukiman yang tidak dapat dijangkau oleh alat berat berukuran besar.

Salah satu lokasi pembersihan dilakukan PMI saat ini di Gampong Beurawang, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. 

Baca juga: Penuhi Kebutuhan Darah Selama Ramadhan, PMI Ajak Masyarakat Jadi Pendonor Sukarela

Di wilayah ini, pembersihan dilakukan di beberapa jurong (dusun), antara lain, Jurong Gapur, Jurong Ro, Jurong Meunasah, Jurong Teungoh, Jurong Teungoh dan Kuta Awe Barat, Jurong Sampoh, Jurong Sampoh dan Pembuangan Pulo.

Ridwan S. Carman Kepala Divisi Penanggulangan Bencana PMI Pusat menyampaikan bahwa meskipun telah memasuki bulan keempat sejak bencana terjadi, dukungan di lapangan masih sangat dibutuhkan, terutama untuk mempercepat proses pembersihan dan pemulihan lingkungan masyarakat.

“Memasuki bulan keempat pasca bencana, alat berat PMI Pusat masih terus bekerja di Provinsi Aceh untuk membantu membersihkan material sisa bencana serta mendukung percepatan pemulihan bagi masyarakat terdampak,” ujar Ridwan.

Komitmen PMI

PMI Pusat juga terus berkoordinasi dengan PMI Provinsi Aceh, PMI kabupaten/kota, pemerintah daerah, serta berbagai pihak terkait agar proses pemulihan dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.

Selain dukungan alat berat, PMI bersama para relawan juga tetap melakukan pemantauan kebutuhan masyarakat serta memberikan berbagai layanan kemanusiaan sesuai kebutuhan di lapangan. 

PMI menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Baca juga: Selama Mudik, Tol Sibanceh Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum Dibuka 24 Jam

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved