Berita Pidie Jaya
PMI Banda Aceh Serahkan 300 Sumur Air Bersih untuk Pidie Jaya
PMI Kota Banda Aceh menyerahkan lebih dari 300 sumur air bersih untuk masyarakat Pidie Jaya sebagai bagian dari pemulihan pascabencana.
Penulis: Hendri Abik | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- PMI Kota Banda Aceh menyerahkan lebih dari 300 sumur air bersih untuk masyarakat Pidie Jaya sebagai bagian dari pemulihan pascabencana.
- Selain pembangunan sumur baru, PMI juga membersihkan 54 sumur di beberapa gampong dengan melibatkan relawan dan warga setempat.
- Program ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan air bersih, sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat menjelang Ramadhan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Hendrik | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh mempercepat proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) dengan menyerahkan lebih dari 300 sumur air bersih kepada masyarakat.
Program ini menjadi langkah nyata untuk menjawab kebutuhan mendasar warga, yaitu akses terhadap air bersih yang layak, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan.
Ketua PMI Kota Banda Aceh, Ahmad Haeqal Asri dalam acara penandatanganan penyerahan sumur bersih di Kampung Geunteung, Kecamatan Meurah Dua, Minggu (8/2/2026), menegaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan kebutuhan mendesak.
“Air bersih berkaitan langsung dengan kesehatan, sanitasi, dan aktivitas ibadah masyarakat,” kata Haeqal.
“Karena itu, PMI berkomitmen menghadirkan solusi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Selain pembangunan sumur baru, PMI juga menjalankan Program Aksi Peduli Pembersihan Sumur di sejumlah wilayah terdampak.
Baca juga: Kodim Pidie Bangun Sumur Bor di Teupin Rahu, Pemulihan Terus Dilakukan Pascabanjir Pijay
Program ini difokuskan pada pemulihan kualitas air serta perbaikan sanitasi lingkungan.
Pembersihan dan Pemulihan
Kegiatan pembersihan sumur telah dilakukan di beberapa gampong.
Di antaranya Gampong Geunteung sebanyak 40 unit dan Gampong Seunong sebanyak 14 unit, sehingga total mencapai 54 unit.
Proses pembersihan meliputi pengurasan air kotor, pengangkatan endapan lumpur, pembersihan fisik sumur, serta pengecekan kelayakan agar dapat kembali digunakan secara aman.
Pelaksanaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan relawan PMI, aparatur gampong, dan masyarakat setempat.
Ahmad Haeqal menekankan bahwa pelibatan masyarakat tidak hanya mempercepat pemulihan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi melalui kesempatan kerja sementara bagi warga.
Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat karena manfaatnya dirasakan langsung, baik dari sisi kesehatan lingkungan maupun pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari.
Baca juga: VIDEO - Semburan Gas dari Sumur Bor Bikin Kaget Warga Aceh Timur
| Dosen dan Mahasiswa Universitas Serambi Mekkah Pulihkan Akses Air Bersih dan Sanitasi di Pidie Jaya |
|
|---|
| Puskesmas Meureudu Dapat Ambulans Bantuan Presiden, Diserahkan Bupati Nyak Syi |
|
|---|
| Jembatan Aramco Rampung, Akses Bagi Warga Panton Raya–Tampui, Pijay Lancar |
|
|---|
| Saat Talkshow, Direktur UJA Ulas Kemandrian Pesantren DJA, Sedekah Rp 1.000 dan Bangun Rumah Duafa |
|
|---|
| Rumah Bantuan Kadin untuk Penyintas Banjir di Pidie Jaya Hampir Rampung, Begini Bentuknya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/PMI-BNA-bantu-300-sumur-bor.jpg)