Kamis, 30 April 2026

Berita Aceh Besar

Wabup Aceh Besar Salurkan Bantuan Pangan, 62.118 Warga Jadi Sasaran

"Simbolis kita salurkan di Gampong Lampuuk. Ini bagian dari upaya pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat,” katanya.

Tayang:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
ANTRE AMBIL BANTUAN - Warga mengantre menerima bantuan di Gampong Lampuuk, Kecamatan Kuta Baro, Rabu (18/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Bupati Aceh Besar, Drs H Syukri A Jalil, menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi Februari–Maret 2026, secara simbolis di Gampong Lampuuk, Kecamatan Kuta Baro, Rabu (18/3/2026).
  • Bantuan menyasar 62.118 penerima manfaat di Aceh Besar. Pada penyaluran simbolis, 32 keluarga menerima 640 kg beras dan 128 liter minyak goreng.
  • Ia mengingatkan masyarakat agar tidak bergantung sepenuhnya pada bantuan, melainkan memanfaatkan lahan pekarangan untuk kebutuhan pangan.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR – Wakil Bupati Aceh Besar, Drs H Syukri A Jalil, menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat untuk alokasi Februari–Maret 2026.

Penyaluran dilakukan secara simbolis di Gampong Lampuuk, Kecamatan Kuta Baro, Rabu (18/3/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pangan Aceh, Drs Surya Rayendra, serta Pimpinan Perum Bulog Kanwil Aceh, Ihsan, bersama sejumlah pejabat terkait.

Wabup Syukri menegaskan bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, terutama menjelang Idulfitri.

“Pemerintah terus berupaya menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan hidup sehari-hari,” ujarnya.

Ia menyebutkan, bantuan pangan di Aceh Besar menyasar 62.118 penerima manfaat.

Pada penyaluran simbolis di Gampong Lampuuk, bantuan diberikan kepada 32 keluarga penerima berupa 640 kilogram beras dan 128 liter minyak goreng.

"Simbolis kita salurkan di Gampong Lampuuk. Ini bagian dari upaya pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat,” katanya.

Menurut Syukri, program tersebut juga menjadi langkah strategis dalam menekan kenaikan harga bahan pokok. Tahun ini, bantuan tidak hanya berupa beras, tetapi juga minyak goreng.

“Ini bagian dari upaya pengendalian inflasi,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat agar tidak bergantung sepenuhnya pada bantuan pemerintah, melainkan memanfaatkan potensi yang ada, seperti lahan pekarangan untuk kebutuhan pangan.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya menunggu bantuan. Potensi lahan masih banyak, harus dimanfaatkan untuk menanam dan memenuhi kebutuhan sendiri,” imbaunya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Aceh, Surya Rayendra, mengatakan pihaknya terus mendorong kemandirian masyarakat melalui gerakan pemanfaatan pekarangan rumah.

“Kami mendorong masyarakat menanam cabai, bawang, dan sayuran di pekarangan. Ini penting agar kebutuhan tidak sepenuhnya bergantung pada pasar,” ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved