Banda Aceh
Dishub Banda Aceh Soroti Parkir Sembarangan di Depan Pusat Perbelanjaan, Bikin Macet
Kondisi ini membuat arus lalu lintas di beberapa lokasi, salah satunya seperti di depan sebuah pusat perbelanjaan kawasan Jalan...
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Aktivitas belanja meningkat jelang Idulfitri membuat arus lalu lintas di Banda Aceh semakin padat.
- Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh menambah personel untuk mengatur parkir dan kelancaran lalu lintas.
- Masyarakat diimbau tertib parkir dan mengatur waktu belanja agar tidak terjadi kemacetan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, aktivitas belanja masyarakat di pusat perbelanjaan semakin meningkat, terutama pada malam hari. Kondisi ini membuat arus lalu lintas di beberapa lokasi, salah satunya seperti di depan sebuah pusat perbelanjaan kawasan Jalan T Hasan Dek, menjadi lebih ramai.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh, Syaifuddin Ambia, yang langsung meninjau lokasi tersebut mengajak masyarakat untuk ikut menjaga ketertiban berlalu lintas, khususnya dalam hal parkir kendaraan.
Selama ini, Dishub telah menurunkan 3-5 petugas setiap malam untuk mengatur parkir di kawasan tersebut. Namun, karena volume kendaraan yang terus meningkat, jumlah personel kini ditambah agar lalu lintas diupayakan tetap lancar.
“Kami memahami kawasan ini memang ramai karena aktivitas belanja. Karena itu, selain menambah personel, kami juga mengajak warga untuk ikut berperan menjaga ketertiban,” ujar Ambia dalam keterangannya, Rabu (17/3/2026).
Baca juga: Kwarnas Pramuka Bagi Daging Meugang Idul Fitri untuk Korban Banjir di Aceh
Ia juga menyarankan masyarakat untuk mengatur waktu berbelanja agar tidak datang bersamaan. Dengan durasi kunjungan sekitar 2–3 jam di malam hari, diharapkan terjadi perputaran kendaraan yang parkir, sehingga kapasitas parkir yang relatif terbatas bisa dimanfaatkan secara maksimal.
Menurutnya, salah satu penyebab kemacetan di kawasan tersebut adalah parkir yang tidak sesuai aturan, membentuk sudut parkir yang terlalu besar atau tidak parkir sejajar badan jalan. Hal ini dapat menghambat arus lalu lintas dan merugikan pengguna jalan lainnya.
“Karena itu, masyarakat diimbau untuk memarkir kendaraan di tempat yang telah disediakan dan mengikuti arahan petugas parkir di lapangan,” pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Syaifuddin-Ambia-saat-meninjau-lokasi-kawasan-pusat-perbelanjaan-di-BNA.jpg)