Idul Fitri
Hari Kedua Lebaran, Simpang Empat Bireuen Dipadati Kendaraan
Memasuki hari kedua Lebaran Idulfitri 1447 H, Minggu (22/3/2026), kawasan Simpang Empat Bireuen mulai dipadati berbagai jenis kendaraan dari
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM – Memasuki hari kedua Lebaran Idulfitri 1447 H, Minggu (22/3/2026), kawasan Simpang Empat Bireuen mulai dipadati berbagai jenis kendaraan dari empat arah.
Kepadatan dipicu oleh aktivitas masyarakat yang melakukan kunjungan Lebaran sekaligus keperluan lainnya. Arus kendaraan datang dari berbagai jalur, seperti Medan–Banda Aceh, Takengon–Medan, Takengon–Banda Aceh, serta dari arah Kota Bireuen menuju sejumlah wilayah lainnya.
Kondisi paling padat terjadi pada sore hingga malam hari, tepatnya sejak pukul 17.00 hingga 22.30 WIB. Di luar jam tersebut, arus lalu lintas relatif lebih lancar.
Berdasarkan amatan Serambinews.com, laju kendaraan di Simpang Empat Bireuen melambat akibat tingginya volume kendaraan. Antrean kendaraan dari keempat arah bahkan mencapai hampir 100 meter saat memasuki persimpangan.
Tak hanya di Simpang Empat, kepadatan juga terlihat di kawasan Cot Ijue, Peusangan, dan Gandapura. Ramainya arus kendaraan didominasi warga yang bersilaturahmi ke sanak saudara selama momen Lebaran.
Baca juga: Peran Ulama Kunci Jaga Kondusifitas, Kapolres Aceh Utara Perkuat Silaturahmi di Hari Raya
Pengendara yang melintas di kawasan Simpang Empat Bireuen diimbau untuk bersabar, mengingat tingginya volume kendaraan yang datang dari berbagai daerah, termasuk Aceh Tengah dan wilayah lainnya.
Sejumlah personel Polres Bireuen tampak dikerahkan untuk mengurai arus lalu lintas di titik tersebut.
Komandan Pos Pengamanan, Ipda Abdullah, mengatakan arus lalu lintas memang mengalami peningkatan signifikan, namun masih dalam kondisi terkendali.
“Arus lalu lintas mulai padat karena banyak kendaraan dari berbagai arah, tetapi masih terkendali dan tidak terjadi kemacetan total,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para pengendara untuk tetap berhati-hati, bersabar, serta mematuhi rambu lalu lintas, termasuk tidak menerobos lampu merah.
Kepadatan kendaraan diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan, terutama pada sore hingga malam hari.(*)
| Puasa Syawal Digabung dengan Puasa Senin Kamis, Apa Boleh? Begini Penjelasan Ulama |
|
|---|
| Puasa 6 Hari Syawal Tidak Berurutan, Bolehkah? Ini Penjelasan UAS Ustadz Abdul Shomad |
|
|---|
| Simak Ulasan, Mana Harus Didahulukan Utang Puasa atau Puasa Syawal? |
|
|---|
| Puasa Syawal, Ustadz Abdul Somad Ulas Tata Cara Menunaikan, Di Awal dan Akhir Bulan |
|
|---|
| Bulan Syawal Selain Puasa 6 Hari, Ustadz Adi Hidayat Jelaskan Tanda Syukur Kepada Allah SWT |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/lalu-lintas-oijnmkl.jpg)