Berita Pidie
Distribusi Bantuan Banjir Diduga Tidak Merata, Puluhan Warga Datangi Kantor Camat Mutiara
Massa sempat berceloteh saat berdemo di halaman kantor, namun tidak diketahui isinya.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Puluhan warga Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, mendatangi Kantor Camat Mutiara, Kamis (26/3/2026).
- Kedatangan mereka dipicu oleh dugaan ketidakmerataan bantuan bagi korban banjir.
- Diketahuinya puluhan warga geruduk Kantor Camat Mutiara setelah beredarnya video di media sosial atau medsos.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nazar | Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI – Puluhan warga Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, mendatangi Kantor Camat Mutiara, Kamis (26/3/2026).
Kedatangan mereka dipicu oleh dugaan ketidakmerataan bantuan bagi korban banjir.
Kedatangan warga tersebut, untuk mempertanyakan tidak meratanya bantuan banjir kepada masyarakat.
Sebab, adanya warga tidak memperoleh bantuan banjir.
Diketahuinya puluhan warga geruduk Kantor Camat Mutiara setelah beredarnya video di media sosial atau medsos.
Video berdurasi 14 detik itu memperlihatkan massa didominasi emak-emak itu berdiri di halaman Kantor Camat Mutiara.
Sebagian wanita melihat nama-nama penerima bantuan yang ditulis pada kertas, yang ditempelkan di dinding kantor.
Namun, sebagian wanita justru merekam aksi massa dengan smartphone.
Baca juga: 983 KK di Langsa Terima Bantuan Perbaikan Rumah Tahap I Untuk Rusak Sedang dan Ringan
Massa sempat berceloteh saat berdemo di halaman kantor, namun tidak diketahui isinya.
Informasi diterima Serambinews.com, Kamis (26/3/2026), warga berdemo ke Kantor Camat Mutiara, diduga penerima bantuan tidak merata.
Sehingga massa berdelegasi bertemu dengan camat untuk mempertanyakan penyebab bantuan tidak merata.
Camat Mutiara, Nasrul SPd MPd, yang ditanya Serambinws.com, Kamis (26/3/2026) mengatakan, massa salah pemahaman terhadap bantuan banjir.
Menurutnya, saat ini tim dibentuk Pemkab Pidie telah selesai dilakukan verifikasi terhadap rumah, yang masuk katagori rusak ringan, sedang dan rusak berat dampak banjir.
Hasil verifikasi rumah katagori rusak telah ditempel pada dinding kantor camat. Data hasil verifikasi rumah itu belum final.
" Jadi kita telah meminta kepada warga untuk membuat surat sanggahan. Kita akan menyerahkan kepada BPBD Pidie, Jumat (27/3/2026) besok," jelasnya.
Ia menambahkan, tercatat sebelas gampong berdampak banjir adalah Gampong Rapana, Meu Teungoh, Baroh Barat Yaman, Baro Yaman, Mesjid Yaman, Sentosa, Lueng Sagoe, Blang Beureueh, Pante Beureueh, Lampoh Sirong dan Paloh Kambuk. (*)
| Rumah Imam Meunasah di Pidie Terbakar Saat Pemilik ke Bener Meriah, 1 Ton Gabah Hangus |
|
|---|
| 4 Kali Banjir Terjang 18 Desa |
|
|---|
| Bupati Sarjani Akui Banyak Sekolah di Pidie Dijabat Plt, Kini Nama-nama Telah Diusulkan |
|
|---|
| DPRK Pidie Soroti Aktivasi JKA Berjenjang: Jangan Sampai Rakyat Jadi Korban Administrasi |
|
|---|
| Lapas Perempuan Sigli Gelar Ikrar Pemasyarakatan: Bersih HP Illegal, Narkoba dan Penipuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Massa-datangi-Kantor-Camat-Mutiara-Kabupaten-Pidie-Kamis-2632026.jpg)