Rabu, 13 Mei 2026

Berita Bireuen

12 ASN Kankemenag Bireuen Alami Rumah Hilang dan Rusak Berat Dampak Bencana

Sebagian ASN rumahnya hilang diterjang banjir dan juga rusak berat, jajaran Kankemenag berharap adanya perhatian dari pemerintah

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO
Anis SAg, Kasi Penmad Kankemenag Bireuen 

Sebagian ASN rumahnya hilang diterjang banjir dan juga rusak berat, jajaran Kankemenag berharap adanya
perhatian dari pemerintah

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Dalam musibah banjir bandang akhir November 2025 lalu selain 68 madrasah terdampak banjir, sebanyak 12 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kankemenag Bireuen rumah hilang dan rusak berat
maupun tertimbun lumpur. 

“Sebagian ASN rumahnya hilang diterjang banjir dan juga rusak berat, jajaran Kankemenag berharap adanya
perhatian dari pemerintah daerah, Kementerian Agama agar mereka yang mengalami musibah dapat terbantu,” ujar Kabid Penmad Kankemenag Bireuen, Anis SAg kepada Serambinews.com, Sabtu (28/3/2026) terkait
musibah banjir yang dialami jajaran Kankemenag Bireuen

Adapun ASN yang rumahnya rusak dihantam banjir yaitu  Mutia bertugas di MIS Cot Keutapang, Jeumpa, rumahnya di Desa Teupin Mane beserta lokasi rumah terbawa arus sungai dan hingga saat ini masih mengungsi. 

Kemudian, Asmaul Husna  bertugas di MIN 49 Bireuen, rumahnya di Bugak Jangka rusak berat dan tertimbun lumpur, Fauzan bertugas di MTsN 1 Bireuen, rumah dan lokasi rumah  di Desa Tingkeum Mayang, Kutablang  terbawa arus. 

Selanjutnya, Martini  bertugas di MIN 8 Bireuen rumahnya di Desa Tingkeum Manyang, Kutablang  juga terbawa arus, Wardah Idris bertugas di  MTsN 9 Bireuen rumahnya di Tingkeum Manyang, Kutablang Bireuen
terbawa arus termasuk lokasi rumah. 

Kemudian Rosdiana bertugas di MIN 53 Bireuen, rumahnya di  Gampong Raya Tambo, Peusangan tertimbun
lumpur,  Sabitah bertugas di  MTsN 10 Bireuen rumahnya di  Blang Mane, Makmur rusak tertimpa pohon,  Nazla Khairina bertugas di  MIN 18 Bireuen rumah dan lokasi rumah terbawa arus. 

Kemudian, Lis Suheri bertugas di  MTsN 11 Bireuen rumah dan lokasinya di Teupin Mane, Juli Bireuen hanyut terbawa arus, Saryana bertugas di  MIS Tanjong Beuridi, rumah dan lokasinya di Desa  Suak, Peusangan Selatan terbawa arus sungai, Maharani Nurbaya  bertugas di MIN 25 Bireuen.

Lalu, rumahnya di Desa Cot Ara, Kutablang rusak berat dan tertimbun lumpur dan  Maryamah
bertugas di MIN 43 Bireuen rumahnya di Pulo Pineung Meunasah II, Jangka rumahnya tenggelam sebagian terbawa arus. 

Anis mengatakan, sejak banjir terjadi jajaran Kankemenag Bireuen telah membantu mereka semampu mungkin dan juga telah melaporkan ke Banda Aceh maupun Kementerian berharap ada bantuan terhadap mereka terutama bantuan rumah. 

“Mereka para ASN Kankemenag Bireuen yang rumahnya hilang dibawa arus, rusak hingga saat ini  masih mengungsi, ada yang menyewa rumah, pulang ke rumah orang tua maupun menumpang tenda darurat,” ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved