Berita Bireuen
DPK Aceh Latih 30 Pengelola Perpustakaan Bireuen Kuasai INLISLite
Pemanfaatan sistem otomasi perpustakaan menjadi kebutuhan mendesak di tengah tuntutan layanan informasi yang semakin cepat dan terintegrasi.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 30 pengelola perpustakaan tingkat SMA/sederajat dan perpustakaan gampong di Kabupaten Bireuen mengikuti pelatihan penerapan aplikasi INLISLite, Selasa (12/5/2026).
- Pelatihan yang berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bireuen itu merupakan kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bireuen sebagai bagian dari percepatan transformasi digital layanan perpustakaan di daerah.
Laporan wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN — Sebanyak 30 pengelola perpustakaan tingkat SMA/sederajat dan perpustakaan gampong di Kabupaten Bireuen mengikuti pelatihan penerapan aplikasi INLISLite, Selasa (12/5/2026).
Pelatihan yang berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bireuen itu merupakan kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bireuen sebagai bagian dari percepatan transformasi digital layanan perpustakaan di daerah.
Kegiatan tersebut menghadirkan dua pemateri dari Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, yakni Arkin dan Zulfiqri yang juga tergabung dalam Aceh Library Consultant.
Keduanya memberikan materi mengenai implementasi INLISLite, mulai dari pengelolaan koleksi, keanggotaan, layanan sirkulasi, hingga praktik penggunaan aplikasi secara langsung.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bireuen, Irfan, secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Irfan menegaskan bahwa peningkatan kapasitas pengelola perpustakaan menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi informasi.
“Perpustakaan hari ini tidak lagi bisa dikelola secara konvensional. Pengelola harus mampu beradaptasi dengan teknologi agar layanan informasi menjadi lebih cepat, akurat, dan profesional. Kesempatan pelatihan seperti ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kompetensi,” kata Irfan.
Baca juga: UIN Ar-Raniry Perkuat Kompetensi 87 Pengelola Perpustakaan Sekolah di Aceh Utara
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh melalui Kepala Bidang Layanan Otomasi dan Kerja Sama Perpustakaan, Diaz Furqan, menyebut penerapan INLISLite menjadi salah satu strategi modernisasi perpustakaan di daerah.
Menurutnya, pemanfaatan sistem otomasi perpustakaan menjadi kebutuhan mendesak di tengah tuntutan layanan informasi yang semakin cepat dan terintegrasi.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para pengelola perpustakaan mampu mengoperasikan INLISLite secara optimal sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif, efisien, dan profesional,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Arkin menjelaskan bahwa pengelola perpustakaan memiliki tanggung jawab besar dalam menyediakan layanan informasi yang cepat, akurat, dan profesional kepada pemustaka.
Ia menambahkan, di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, pengelolaan perpustakaan dituntut bertransformasi dari sistem manual menuju sistem yang terotomasi, terintegrasi, dan berbasis digital.
Menurutnya, INLISLite menjadi salah satu solusi otomasi perpustakaan yang telah banyak diterapkan di berbagai daerah di Indonesia karena mampu mengintegrasikan pengelolaan koleksi, keanggotaan, layanan sirkulasi, hingga pelaporan dalam satu sistem.
“Perpustakaan tidak bisa digantikan oleh teknologi, namun perpustakaan tanpa teknologi akan digantikan,” ungkap Arkin.
Pelatihan berlangsung selama satu hari dengan pola pembelajaran teori dan praktik langsung. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat segera mengimplementasikan sistem tersebut di perpustakaan masing-masing.
| Pemkab Aceh Barat Siapkan Operasi Pasar Jelang Idul Adha Guna Stabilkan Harga |
|
|---|
| 57 Ribu Warga Bireuen Masuk Desil 8-10, Tak Lagi Ditanggung JKA, Pemkab Bentuk Satgas Validasi Data |
|
|---|
| 22 Sekolah Terdampak Banjir di Bireuen Direvitalisasi |
|
|---|
| Bus Putra Pelangi Terjun ke Areal Sawah di Peudada, Ini Penyebabnya |
|
|---|
| Hindari Tabrakan Laga Kambing, Bus Putra Pelangi Jatuh Terjun ke Sawah di Bireuen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pengelola-perpustakaan-tingkat-SMAsederajat-dan-perpustakaan-gampong-ikut-pelatihan.jpg)