Rabu, 22 April 2026

Berita Banda Aceh

Prof Inayatillah Mendaftar Jadi Calon Rektor UIN Ar-Raniry, Figur Perempuan di Bursa Kandidat

Dari sisi akademik, Inayatillah menempuh pendidikan sarjana pada Program Studi (Prodi) Bahasa Arab di IAIN Ar-Raniry.

Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/HO/serambinews
Prof Dr Inayatillah MAg 

Dari sisi akademik, Inayatillah menempuh pendidikan sarjana pada Program Studi (Prodi) Bahasa Arab di IAIN Ar-Raniry.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yarmen Dinamika | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM - Kontestasi pemilihan Rektor UIN Ar-Raniry periode 2026–2030 mulai memperlihatkan dinamika baru. Prof Dr Inayatillah MAg resmi menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon rektor pada Senin, 30 Maret 2026, di Biro UIN Ar-Raniry.

Sebelum proses pendaftaran dilakukan secara langsung, tim sukses menyebutkan bahwa seluruh dokumen persyaratan telah lebih dulu dikirim melalui sistem daring berupa Google Form yang disiapkan oleh panitia penjaringan.

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses verifikasi administrasi.

Penyerahan berkas tersebut diterima oleh Khairuddin selaku Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor UIN Ar-Raniry.

Dengan demikian, Prof Inayatillah resmi masuk dalam daftar peserta seleksi awal pemilihan rektor di lingkungan UIN Ar-Raniry. 

Sekaligus dia satu-satunya perempuan yang meramaikan bursa bakal calon reskor UIN Ar-Raniry untuk satu periode ke depan.

Baca juga: Aufa Inayatillah Kader HMI Juara Pilmapres Fakultas Pertanian Unimal Tahun 2024

Saat dikonfirmasi  Serambinews.com, Rabu (1/4/2026) pagi Inayatillah membenarkan bahwa ia sudah mendaftar resmi sebagai salah satu bakal calon rektor di almamaternya, UIN Ar-Raniry.

Dari sisi akademik, Inayatillah menempuh pendidikan sarjana pada Program Studi (Prodi) Bahasa Arab di IAIN Ar-Raniry.

Studi magister pun ia rampungkan di Program Pascasarjana IAIN Ar-Raniry.

Inayatillah kemudian menyelesaikan program doktoralnya di Universiti Malaya, Malaysia.

Pengalaman kepemimpinan juga menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.

Ia pernah dipercaya memimpin STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh Barat, sebagai ketua tahun periode 2019-2023  yang menunjukkan kapasitasnya dalam mengelola institusi pendidikan tinggi.

Selain dikenal sebagai akademisi, Inayatillah juga memiliki latar belakang keluarga yang dekat dengan dunia pemerintahan. Ayahnya tercatat pernah menjabat Bupati Aceh Barat periode 1967-1972 dan menjadi Pembantu Gubernur pada masa Gubernur Ibrahim Hasan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved