Kamis, 28 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Dikbud Banda Aceh Uji Kompetensi 250 Calon Guru Diniyah, Perkuat Kualitas dan Integritas

Upaya memperkuat kualitas pendidikan keislaman di tingkat sekolah terus dilakukan di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh

Tayang:
Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com/HO
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh menggelar evaluasi sekaligus seleksi terhadap 250 calon guru Diniyah dan Tahfizh di SMP Negeri 6 Banda Aceh, Kamis (2/4/2026). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH — Upaya memperkuat kualitas pendidikan keislaman di tingkat sekolah terus dilakukan. 

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh menggelar evaluasi sekaligus seleksi terhadap 250 calon guru Diniyah dan Tahfizh di SMP Negeri 6 Banda Aceh, Kamis (2/4/2026). 

Program "Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Diniyah Kota Banda Aceh Tahun 2026" ini dilakukan sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan standar profesionalisme dan integritas tenaga pendidik. 

Acara dilakukan selama tiga hari mulai 1-3 April 2026 bertempat di SMPN 6 Banda Aceh. 

Di mulai dari uji tulis ilmu akidah, fikih, akhlak, tarikh, menulis arab-jawi sampai kepada wawancara terkait kemampuan membaca kitab dan keahlian pedagogik.

Kegiatan ini berada di bawah koordinasi Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Syarifah Nargis, yang bertanggung jawab langsung terhadap pelaksanaan kegiatan. 

Baca juga: 140 Siswa Madrasah di Aceh Besar Lulus SNBP, MAS RIAB Paling Banyak

"Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang direncanakan untuk terus memperkuat keberadaan Pendidikan Diniyah di Kota Banda Aceh yang merupakan salah satu program strategis Walikota Banda Aceh", sebutnya dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com.

Ada dua kegiatan pada tahap pertama dari upaya peningkatan kompetensi guru Pendidikan Diniyah ini.

Pertama, evaluasi dan seleksi terhadap guru. Kedua, pelatihan metode dasar belajar yang kreatif. 

Pada saat bersama juga sedang dibahas upaya untuk segera melahirkan sebuah kurikulum khas Banda Aceh, yang berdaya saing dan mampu menjadi fondasi dalam membangun generasi berkarakter di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Baca juga: Kasus Beasiswa BPSDM Aceh Harus Diusut Tuntas

Monitoring kegiatan turut dilakukan oleh MPD, MPU, Kemenag, MAA, Badan Dayah, dan DSI Kota Banda Aceh.

Diwakili  tim pemantau dari Dinas Syariat Islam melalui Kepala Bidang Pengembangan Syari’ah, Wirzaini Usman, S.HI., M.I.Kom., menegaskan bahwa proses evaluasi ini merupakan langkah yang tepat dalam memastikan mutu pendidikan keagamaan yang berkelanjutan di Banda Aceh.

"Uji kompetensi ini menjadi instrumen penting untuk memastikan para guru Diniyah dan Tahfizh memiliki kompetensi, kapasitas, serta integritas yang kuat dalam menjalankan peran mereka,” ujar Wirzaini.

Rektor The Suficademic Supertraining, Said Muniruddin yang ikut menjadi kolaborator kegiatan ini menekankan pentingnya kegiatan ini.

"Di tengah dinamika global, peran guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembentuk karakter dan penjaga nilai-nilai keislaman. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved