Selasa, 28 April 2026

Harga Emas di Aceh

Harga Emas Murni di Langsa Stagnan di Rp 8,85 Juta Per Mayam, Cek Rincian 4 April 2026

Emas kadar 99,5 persen tetap di Rp 8.850.000 per mayam, sedangkan kadar 97 persen bertahan di Rp 8.600.000 per mayam.

Penulis: Zubir | Editor: Saifullah
Serambinews.com/Masrian Mizani
HARGA EMAS STAGNAN - Harga emas murni di Langsa stagnan pada angka Rp 8,85 juta per mayam, Sabtu (4/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Harga emas perhiasan di Kota Langsa akhir pekan ini tercatat stagnan tanpa perubahan signifikan.
  • Emas kadar 99,5 persen tetap di Rp 8.850.000 per mayam, sedangkan kadar 97 persen bertahan di Rp 8.600.000 per mayam.
  • Untuk kadar 70 persen, harga masih Rp 2.300.000 per gram, belum termasuk ongkos pembuatan perhiasan.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Harga emas perhiasan di Kota Langsa pada akhir pekan ini, tercatat stagnan tanpa adanya perubahan signifikan.

Berdasarkan pantauan di Toko Emas Berkat Jasa Sejahtera di pasar Kota Langsa, Sabtu (4/4/2026), harga emas tetap bertahan di posisi sebelumnya.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pasaran emas di wilayah tersebut relatif stabil.

Meski dinamika harga global sering kali memengaruhi pergerakan harga emas di berbagai daerah.

Pengelola Toko Emas Berkat Jasa Sejahtera, Fahrurrazi menyampaikan, bahwa harga emas perhiasan kadar 99,5 persen masih berada di angka Rp 8.850.000 per mayam.

Harga tersebut belum termasuk ongkos pembuatan perhiasan yang ditetapkan sebesar Rp 50 ribu.

Sementara itu, emas perhiasan dengan kadar 97 persen, juga tetap bertahan di Rp 8.600.000 per mayam, dengan ongkos tambahan yang sama.

Untuk kadar 70 persen, harga masih berada di kisaran Rp 2.300.000 per gram, belum termasuk ongkos pembuatan.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini di Lhokseumawe Turun hingga Puluhan Ribu per Mayam, Cek Rinciannya di Sini

Stabilnya harga emas ini memberikan kepastian bagi masyarakat yang ingin membeli atau menjual emas perhiasan.

Meski tidak ada penurunan harga yang bisa dimanfaatkan pembeli, kondisi stagnan juga dianggap menguntungkan bagi penjual karena tidak terjadi penurunan nilai aset.

Di sisi lain, masyarakat tetap harus memperhitungkan ongkos pembuatan perhiasan yang menjadi tambahan biaya di luar harga dasar emas.

Fenomena stagnasi harga emas di Langsa ini juga mencerminkan tren pasar lokal yang cenderung mengikuti pola permintaan dan penawaran di daerah.

Walaupun harga emas dunia sering berfluktuasi akibat faktor ekonomi global, di tingkat lokal harga bisa lebih stabil karena dipengaruhi oleh kondisi pasar setempat.

Dengan demikian, masyarakat Kota Langsa dapat merencanakan transaksi emas dengan lebih tenang, tanpa khawatir adanya lonjakan harga mendadak.

Baca juga: Harga Emas Per Mayam dan Harga Emas Per Gram di Abdya Sabtu 4 April 2026

Situasi ini diharapkan terus berlanjut agar pasar emas tetap kondusif dan memberikan rasa aman bagi konsumen maupun pelaku usaha perhiasan.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved