Aceh Barat
Aceh Barat Dorong Revolusi Belajar Matematika Lewat Metode Gasing
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus memperkuat sektor pendidikan melalui pendekatan inovatif dalam pembelajaran...
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menggelar pelatihan berhitung metode Gasing untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan minat siswa terhadap matematika.
- Pelatihan yang dibuka Bupati Tarmizi ini melibatkan tim dari Yohanes Surya serta ditujukan bagi guru dan siswa.
- Program ini diharapkan mencetak trainer baru dan memperluas penerapan metode Gasing guna meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan di Aceh Barat.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa’dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terus memperkuat sektor pendidikan melalui pendekatan inovatif dalam pembelajaran. Salah satunya dengan menggelar pelatihan pandai berhitung menggunakan metode Gasing yang secara resmi dibuka oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, di Aula BKPSDM setempat, Senin (6/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini, khususnya dalam penguasaan matematika yang selama ini kerap dianggap sulit oleh sebagian siswa.
Bupati Tarmizi menegaskan bahwa pendidikan merupakan pondasi utama dalam menentukan kemajuan suatu daerah. Karena itu, Pemkab Aceh Barat menempatkan sektor ini sebagai prioritas utama dalam pembangunan.
“Majunya sebuah daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikannya. Kita ingin membangun fondasi itu dari sekarang, salah satunya dengan menumbuhkan minat siswa terhadap matematika melalui metode yang menyenangkan seperti Gasing,” ujar Tarmizi.
Metode Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) dikenal sebagai pendekatan belajar matematika yang menekankan pada pemahaman konsep secara cepat dan intuitif, sehingga siswa tidak lagi merasa terbebani saat belajar berhitung.
Pelatihan ini menghadirkan tim pengajar dari Profesor Yohanes Surya, tokoh pendidikan yang dikenal luas melalui inovasinya dalam metode pembelajaran matematika. Program tersebut direncanakan berlangsung selama dua minggu dengan melibatkan para guru dan siswa dari berbagai jenjang pendidikan.
Tarmizi menjelaskan, pelatihan ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kemampuan siswa, tetapi juga untuk memperkuat kapasitas guru sebagai ujung tombak pendidikan di sekolah.
“Kita harapkan para guru yang mengikuti pelatihan ini nantinya dapat menjadi trainer. Mereka akan melatih kembali guru-guru lainnya, mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP hingga SMA di Aceh Barat,” jelasnya.
Baca juga: Genjot PAD, Pemkab Aceh Barat Turunkan Tim Lintas Instansi Data Ulang Objek Pajak
Dengan sistem pelatihan berjenjang tersebut, diharapkan metode Gasing dapat diterapkan secara luas dan berkelanjutan di seluruh satuan pendidikan di Aceh Barat.
Selain itu, para siswa yang mengikuti pelatihan juga diharapkan mampu menjadi contoh dan inspirasi bagi teman-temannya di sekolah. Keberadaan mereka diharapkan dapat menumbuhkan budaya belajar matematika yang lebih positif dan kompetitif.
Program ini sekaligus menjadi langkah awal dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap metode pembelajaran modern, serta mampu mencetak generasi yang unggul dalam bidang numerasi.
Pemkab Aceh Barat optimistis, melalui penerapan metode Gasing secara masif dan terstruktur, kualitas pendidikan di daerah tersebut akan semakin meningkat dan mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.
“Kita ingin ke depan Aceh Barat dikenal sebagai daerah yang hebat di bidang pendidikan,” tutup Tarmizi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pelatihan-pandai-berhitung-menggunakan-metode-Gasing-di-Aceh-Barat.jpg)