Berita Gayo Lues
Jembatan Sementara di Pining Rampung, Akses Warga Galus Lancar Lagi
Jembatan sementara di Kecamatan Pining, Gayo Lues, akhirnya rampung dibangun setelah jembatan utama rusak diterjang banjir.
Ringkasan Berita:
- Jembatan sementara di Kecamatan Pining, Gayo Lues, akhirnya rampung dibangun setelah jembatan utama rusak diterjang banjir.
- Meski hanya berupa jembatan gantung sederhana untuk pejalan kaki, kehadirannya sangat berarti karena kembali membuka akses warga yang sebelumnya lumpuh.
- Pembangunan hasil kerja sama TNI, Polri, Damkar, dan masyarakat ini memberi rasa aman, sembari menunggu jembatan permanen dari pemerintah.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Edi Sutami | Gayo Lues
SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Keresahan masyarakat Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues (Galus) akhirnya sedikit terobati setelah jembatan sementara berhasil dibangun menggantikan jembatan utama yang hancur akibat banjir, beberapa waktu lalu.
Jembatan ini memang hanya berupa jembatan gantung sederhana, namun kehadirannya sangat berarti bagi warga yang selama ini harus menyeberangi sungai berarus deras dengan risiko tinggi demi menjalankan aktivitas sehari-hari.
Jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung antarwilayah, sehingga kerusakannya sempat membuat mobilitas warga lumpuh.
Pembangunan jembatan sementara ini dilakukan melalui kerja sama tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Damkar, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.
Setelah hampir sepekan pengerjaan, jembatan akhirnya rampung 100 persen dan kini sudah bisa digunakan oleh warga.
Walaupun hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki, jembatan ini menghadirkan rasa aman dan lega bagi masyarakat Pining yang sebelumnya diliputi kekhawatiran setiap kali harus menyeberangi sungai.
Baca juga: Jembatan Sementara Pulihkan Akses Pasca Banjir Bandang Aceh Tamiang, Warga Masih Harus Mengantre
Camat Pining, Zulfiandi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut.
Menurutnya, kehadiran jembatan sementara ini merupakan bukti nyata pengabdian aparat negara dalam menjawab keresahan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa jembatan ini menjadi solusi sementara yang sangat membantu warga, sembari menunggu pembangunan jembatan permanen dari pemerintah.
Dengan adanya jembatan gantung ini, aktivitas masyarakat seperti pergi ke sekolah, bekerja, maupun berbelanja kebutuhan sehari-hari dapat kembali berjalan normal.
Warga tidak lagi harus mempertaruhkan nyawa menyeberangi sungai deras, sehingga rasa aman dan kenyamanan mereka lebih terjamin.
Meski sederhana, jembatan ini menjadi simbol kepedulian dan gotong royong antara aparat dan masyarakat dalam menghadapi kesulitan.
Ke depan, masyarakat berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan jembatan permanen yang lebih kokoh dan dapat dilalui kendaraan.
Hal ini penting untuk mendukung kelancaran transportasi, perekonomian, serta akses layanan publik di Kecamatan Pining.
Bagi warga, jembatan sementara ini bukan sekadar sarana fisik, melainkan harapan baru bahwa perhatian pemerintah terhadap kebutuhan mereka benar-benar nyata.
Dengan begitu, kehidupan masyarakat Pining dapat kembali stabil dan lebih sejahtera.(*)
| PT HAI Dinilai Abaikan Surat Gubernur, DLHK Aceh Diminta Bersikap Tegas |
|
|---|
| Kadisdik Gayo Lues Imbau Orangtua Tak Biarkan Anaknya Seberangi Sungai Pining, Dampak Jembatan Roboh |
|
|---|
| Irmawan Soroti Keresahan Warga Pining, Minta Pemerintah Pusat Segera Bangun Jembatan |
|
|---|
| Hari Pertama Kerja Pascalebaran, Bupati dan Wabup Gayo Lues Ajak ASN dan Non ASN Saling Memaafkan |
|
|---|
| Sempat Vakum, Wisata Kolam Blangtasik Gayo Lues Kembali Ramai Pengunjung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jembatans-ementara-di-Pining-rampung.jpg)