Berita Aceh Tamiang
Tujuh Kasus Laka Lantas Melibatkan Pelajar Terjadi di Triwulan I 2026
Triwulan I 2026, tercatat tujuh kasus kecelakaan lalu lintas di Aceh Tamiang melibatkan pelajar dari total 31 kasus.
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Triwulan I 2026, tercatat tujuh kasus kecelakaan lalu lintas di Aceh Tamiang melibatkan pelajar dari total 31 kasus.
- Satlantas Polres Aceh Tamiang menilai fenomena anak sekolah membawa motor ke sekolah berisiko tinggi dan melanggar aturan.
- Polisi berencana melibatkan sekolah untuk mengawasi murid, termasuk edukasi keselamatan berkendara dan pemeriksaan kelengkapan kendaraan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan pelajar di Aceh Tamiang tergolong tinggi.
Triwulan pertama tahun 2026, tercatat ada tujuh kasus kecelakaan di jalan raya yang memakan korban anak di bawah umur.
Kasat Lantas Polres Aceh Tamiang, AKP Hendra Sukmana mengungkapkan, jumlah ini tergolong tinggi mengingat total kasus laka lantas sebanyak 31.
“Dari 31 kasus laka lantas di tahun ini, tujuh di antaranya melibatkan anak sekolah,” kata Hendra, Selasa (7/4/2026).
Hendra menerangkan, fenomena anak sekolah membawa sepeda motor ke sekolah sedang dalam pengawasan mereka.
Diakuinya, kebijakan ini tidak baik.
Baca juga: Laka Lantas di Wilkum Polresta Tertinggi, Delapan Peristiwa Lima Meninggal
Sebab, selain bertentangan dengan peraturan lalu lintas, juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas akibat minimnya pemahaman dan kesadaran dalam berkendara.
“Ini persoalan serius, harus diatasi dengan bijak dan cepat,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Tamiang tengah mempersiapkan pertemuan dengan perangkat pemerintahan yang membidangi pendidikan.
Tujuan utama pertemuan ini untuk melibatkan sekolah lebih aktif dalam mengawasi muridnya yang membawa kendaraan ke sekolah.
“Andai pun harus terpaksa membawa kendaraan sendiri ke sekolah, harus ada pengawasan dan edukasi,” ujarnya.
Pengawasan ini bisa dilakukan dengan menjadwalkan guru piket di gerbang sekolah.
Guru tersebut bertugas memberi peringatan kepada murid yang tidak memenuhi standar berkendara.
Baca juga: Polres Abdya Ungkap 140 Kasus Kriminal di Tahun 2025, Laka Lantas Menurun
“Misalnya helm, spion, dan kendaraan harus dalam kondisi layak. Ini penting karena menyangkut keselamatan di jalan,” tukas Hendra.(*)
laka lantas
pelajar korban laka lantas
Satlantas Polres Aceh Tamiang
Aceh Tamiang
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Pascabanjir Bandang, RSUD Muda Sedia Perlahan Tingkatkan Kapasitas Rawat Inap |
|
|---|
| Pembuangan Limbah Medis B3 RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang Ditangani Rekanan |
|
|---|
| Gelombang Kemarau Pascabanjir, Padi di Aceh Tamiang Kembali Terancam Gagal Panen |
|
|---|
| Wartawan Menangi Pemilihan Kepala Desa di Aceh Tamiang |
|
|---|
| Ini Alasan Mantan Bupati Aceh Tamiang Hamdan Sati Gabung ke PKB |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/laka-lantas-libatkan-pelajar-tinggi-di-Atam.jpg)