Jumat, 10 April 2026

Berita Aceh Singkil

Orasi di Depan Kantor DPRK Aceh Singkil, Camat: Saya Siap Dipecat 

"Saya siap dipecat, bahkan saya siap melepas atribut jabatan saya detik ini juga sebagai bentuk keprihatinan," kata Mansurdin. 

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Dede Rosadi
Saksikan Orasi Camat: Warga saksikan orasi Camat Kuala Baru Mansurdin dan Camat Singkil, Khairuddin di depan kantor DPRK Aceh Singkil, menuntut pengesahan APBK 2026, Rabu (8/4/2026). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Camat Kuala Baru, Mansurdin mengaku siap dipecat dengan melepas atributnya sebagai aparatur sipil negara (ASN). 

Hal itu disampaikan Mansurdin saat berorasi menuntut pengesahan APBK 2026 di halaman kantor DPRK Aceh Singkil, di Kampung Baru, Singkil Utara, Rabu (8/4/2026).

"Saya siap dipecat, bahkan saya siap melepas atribut jabatan saya detik ini juga sebagai bentuk keprihatinan," kata Mansurdin. 

Diketahui Camat Kuala Baru Mansurdin dan Camat Singkil, Khairuddin, memiliki alasan kuat sehingga nekat berorasi di depan kantor DPRK Aceh Singkil.

Salah satu alasannya pelayanan kepada masyarakat terhambat akibat Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) 2026 belum disahkan. 

Dalam orasi yang dilakukan secara bergantian, kedua camat tersebut menuntut agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Singkil 2026 disahkan. 

Jika tidak maka, seluruh pelayanan di tingkat kecamatan akan ditutup. 

"Kami minta APBK disahkan hari ini juga, jika tidak maka mulai besok pelayanan di Kuala Baru, kami tutup," teriak Mansurdin. 

Baca juga: BREAKING NEWS - Mayoritas Fraksi DPRK Aceh Singkil Tolak Raqan APBK 2026

Hal senada disampaikan Khairudin. Pihaknya sudah bersepakat menyetop pelayanan, jika APBK 2026 tidak disahkan hari ini, Rabu (8/6/2026). 

"Kami telah bersepakat, kalau APBK tidak disahkan stop pelayanan," kata Khairudin. 

Pelayanan di-stop sebab tidak ada anggaran yang bisa digunakan, akibat APBK 2026 belum disahkan. 

Bukan hanya anggaran pelayan, gaji ASN juga belum diterima.

"Bagaimana kami mau bekerja, kalau anggaran tidak ada, dan tidak gajian," ujar Mansurdin. 

Menurut Mansurdin, dirinya menyadari sebagai ASN merupakan pelayan masyarakat. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved