Kamis, 9 April 2026

Berita Aceh Barat

Perbaikan Target Bantuan, Aceh Barat Percepat Pemutakhiran Data Sosial Ekonomi

“Keakuratan data menjadi fondasi kebijakan. Tanpa data yang valid, program sebaik apa pun tidak akan efektif,” ujarnya.

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Foto/dok Kominsa.  
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, memimpin rapat koordinasi pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Aula Teuku Umar Setdakab Aceh Barat, Rabu (8/4/2026). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mempercepat pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai langkah strategis memperbaiki akurasi penyaluran bantuan sosial dan perencanaan pembangunan daerah.

Upaya ini ditegaskan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Aceh Barat, Tarmizi, Rabu (8/4/2026), dengan melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS), BPJS Kesehatan, organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan, hingga pendamping sosial.

Tarmizi menekankan bahwa persoalan utama dalam program bantuan sosial selama ini kerap bersumber pada data yang tidak mutakhir.

Akibatnya, bantuan berisiko tidak tepat sasaran—baik salah penerima maupun warga yang berhak justru terlewat.

“Keakuratan data menjadi fondasi kebijakan. Tanpa data yang valid, program sebaik apa pun tidak akan efektif,” ujarnya.

Menurutnya, pemutakhiran DTSEN harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan perangkat desa dan pendamping lapangan yang memahami kondisi riil masyarakat.

Baca juga: Keuchik Cot Kumbang Aceh Barat Sampaikan Rasa Haru Atas Percepatan Penanganan Korban Puting Beliung

Pemerintah daerah juga mendorong integrasi data lintas sektor agar tidak terjadi tumpang tindih informasi.

Langkah ini sekaligus diarahkan untuk membangun sistem data sosial ekonomi yang terpusat dan berkelanjutan, sehingga dapat digunakan tidak hanya untuk bantuan sosial, tetapi juga untuk perencanaan pembangunan jangka menengah dan panjang.

Kepala BPS Aceh Barat, Devi Indriastuti, menilai langkah yang diambil pemerintah daerah tersebut sebagai pendekatan yang progresif.

Ia menyebut Aceh Barat menjadi salah satu daerah yang bergerak cepat dalam penataan dan penyelarasan DTSEN secara sistematis.

“Pendekatan yang dilakukan sudah mengarah pada integrasi data yang terstruktur. Ini penting untuk memastikan kualitas data tetap terjaga,” katanya.

BPS, lanjutnya, akan memberikan dukungan teknis, termasuk penguatan statistik sektoral dan pendampingan dalam proses pemutakhiran data, agar hasilnya dapat digunakan secara optimal oleh pemerintah daerah.

Pemkab Aceh Barat menargetkan proses pemutakhiran DTSEN dapat menghasilkan basis data yang lebih akurat dan terpadu dalam waktu dekat.

Dengan data yang lebih presisi, pemerintah berharap kebijakan yang diambil ke depan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih tepat dan terukur.(*)

 


 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved