Jumat, 1 Mei 2026

Berita Subulussaalam

Temui Menko PMK dan Menteri PU, Wali Kota Subulussalam Usulkan Anggaran Proyek Strategis Nasional 

"Hari ini kami temui dua menteri yaitu Menteri PU dan Menko PMK. Kita usul terkait 4 poin (proyek strategis nasional-red)," kata HRB.

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
Wali Kota Subulussalam Haji Rasyid Bancin saat temui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Kamis (9/4/2026). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Subulussalam 

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin (HRB) secara maraton menemui sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih, untuk mengusulkan penetapan Proyek Strategis Nasional di daerahnya. 

Terbaru, HRB menemui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Kamis (9/4/2026). 

Pada hari yang sama, HRB juga menemui Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo.

"Hari ini kami temui dua menteri yaitu Menteri PU dan Menko PMK. Kita usul terkait 4 poin (proyek strategis nasional-red)," kata HRB saat hubungi Serambinews.com.

Kepada dua menteri, M Rasyid yang akrab disapa Haji Rasyid Bancin (HRB) selain memaparkan usulan PSN, juga menyampaikan estimasi anggaran. 

Total estimasi anggaran untuk empat PSN tersebut sebesar Rp 2.721.900.223.000. 

Rincinya pembangunan jembatan layang Kedabuhen Rp 1.278.000.000.000, pembangunan jalan nasional Subulussalam-Pakpak Bharat Rp 109.780.000.000. 

Berikutnya pembangunan jalan Gelombang-Muara Situlen Rp 224.137.500.000 dan pembangunan Kanal Oboh Kota Subulussalam Rp 1.109.982.723.000.

Sebelumnya Wali Kota Subulussalam memaparkan alasan empat program di daerahnya diusulkan menjadi PSN. 

Wali Kota Subulussalam Haji Rasyid Bancin saat temui Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, Kamis (9/4/2026).
Wali Kota Subulussalam Haji Rasyid Bancin saat temui Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, Kamis (9/4/2026). (Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO)

Baca juga: Hujan Ringan Guyur Kota Subulussalam

1. Pembangunan Jalan Tembus Gelombang Subulussalam-Muara Situlen, Kabupaten Aceh Tenggara.

Jalan ini merupakan akses strategis baru yang akan membuka keterisolasian wilayah pedalaman serta mempercepat konektivitas Subulussalam-Aceh Tenggara-Sumatera Utara.

Kemudian memiliki peran sangat penting dalam mendukung ekonomi masyarakat, mobilitas hasil pertanian, ketahanan pangan, serta konektivitas antar wilayah.

Berikutnya kawasan yang dilalui merupakan sentra produksi komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet, jagung, kakao, kopi, serai, padi, dan hortikultura yang selama ini menghadapi keterbatasan akses distribusi. 
 
Sehingga dengan terbangunnya jalan ini, akan tercipta efisiensi distribusi hasil pertanian dari wilayah pedalaman ke pasar regional dan antar provinsi.

Lalu penurunan biaya logistik yang selama ini menjadi beban utama petani dan pelaku usaha.

Peningkatan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas, penguatan ketahanan pangan regional melalui kelancaran suplai bahan pangan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved