Aceh Barat Daya
Monolog Perjuangan Teuku Ben Mahmud Setia Radja Tampil Memukau di Upacara HUT Ke-24 Abdya
Dalam rangkaian acara, Monolog Teuku Ben Mahmud tampil sebagai sajian terakhir dan menyedot perhatian tamu yang hadir.
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Nur Nihayati
Dalam rangkaian acara, Monolog Teuku Ben Mahmud tampil sebagai sajian terakhir dan menyedot perhatian tamu yang hadir.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia
Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Penampilan monolog perjuangan pahlawan Aceh Barat Daya (Abdya) Teuku Ben Mahmud Setia Radja, tampil memukau dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Abdya yang digelar di Lapangan Persada, Gampong Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie, Jumat (10/4/2026).
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Abdya, Safaruddin, dan diikuti ribuan peserta dari berbagai unsur.
Hadir pula Wakil Bupati Zaman Akli, Ketua DPRK Roni Guswandi, unsur Forkopimda, anggota DPRK, Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli, tokoh pemekaran Abdya, tokoh agama, tokoh adat, kepala SKPK, camat, keuchik, ASN, serta personel TNI dan Polri.
Sejumlah organisasi masyarakat, OKP, pelajar, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Aceh dan tamu undangan lainnya turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut.
Dalam rangkaian acara, Monolog Teuku Ben Mahmud tampil sebagai sajian terakhir dan menyedot perhatian tamu yang hadir.
Monolog berdurasi sekitar 10 menit itu dibawakan oleh Rozal Nawafil, penulis buku Teuku Bentara Mahmud Setia Radja, Pahlawan Besar Perang Aceh.
Baca juga: Monolog “Tubuh yang Tak Pernah Takluk”, Nyalakan Kembali Semangat Cut Nyak Dhien di Rumah Sejarahnya
Sebelum penampilan utama, prolog tentang sosok Teuku Ben Mahmud dibacakan oleh Hasanul Amri, penulis buku Peran Generasi Muda dalam Pembentukan Kabupaten Aceh Barat Daya.
Keduanya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Abdya yang tampil mewakili Komunitas Aceh Culture and Education (ACTION).
Rozal Nawafil menjabat sebagai Sekretaris DPP ACTION dan Hasanul Amri sebagai Kepala Balitbang ACTION.
Diiringi musik yang menggugah, Rozal membawakan kisah perjuangan Teuku Ben Mahmud dengan penuh penghayatan.
Narasi yang disampaikan menggambarkan kepemimpinan sang tokoh dalam perang gerilya melawan kolonial Belanda di wilayah Pantai Barat Selatan Aceh.
Monolog tersebut juga menyoroti peristiwa penting, termasuk serangan besar yang dilancarkan pada 7 April 1901 di Blangpidie.
Penampilan tersebut sukses membangkitkan emosi para peserta upacara. Sejumlah penonton tampak terharu dan merasakan semangat perjuangan yang kuat.
Teuku Ben Mahmud di Abdya
Teuku Ben Mahmud
ahli waris Teuku Ben Mahmud
Monolog
Monolog dan Gerak Tubuh
Pertunjukan Monolog
Aceh Barat Daya
Serambinews.com
Serambi Indonesia
| 208 Peserta Meriahkan MTQ Tingkat Kecamatan Tangan-Tangan, Aceh Barat Daya |
|
|---|
| Kabar Gembira! Gaji 13 ASN Abdya Segera Cair |
|
|---|
| Irigasi Rusak, Ratusan Hektare Sawah di Babahrot Abdya Alami Kekeringan, Pemerintah Diminta Bersikap |
|
|---|
| Isi Tausiah Subuh di Masjid Al-Ikhlas, Bupati Safaruddin Sampaikan Pentingnya Shalat Berjamaah |
|
|---|
| Kepala BGN Dicopot, Ketua DPRK Abdya Apresiasi Keputusan Presiden Prabowo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ms-110426.jpg)