Sabtu, 11 April 2026

Aceh Barat Daya

Bupati Safaruddin Serahkan Kursi Roda dan Kunci Rumah Duafa di HUT Ke-24 Abdya

"Bantuan sosial itu secara simbolis diserahkan oleh Pak Bupati pada momentum upacara HUT ke-24 Kabupaten Abdya

Penulis: Masrian Mizani | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/serambinews
HUT KE-24 ABDYA - Bupati Safaruddin menggendong salah seorang anak penyandang disabilitas usai menyerahkan bantuan kursi roda pada momentum HUT Ke-24 Aceh Barat Daya (Abdya) di Lapangan Persada, Gampong Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie, Jumat (10/4/2026). 

"Bantuan sosial itu secara simbolis diserahkan oleh Pak Bupati pada momentum upacara HUT ke-24 Kabupaten Abdya

Laporan Wartawan Serambi Indonesia 

Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin secara simbolis menyerahkan kursi roda kepada penyandang disabilitas dan kunci rumah duafa kepada penerima manfaat.

Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan usai Bupati Safaruddin menjadi Inspektur Upacara peringatan HUT ke-24 Kabupaten Abdya, yang dilaksanakan di Lapangan Persada, Gampong Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie, Jumat (10/4/2026).

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Abdya Iin Supardi mengatakan, jumlah kursi roda yang diserahkan kepada penyandang disabilitas berjumlah 32 unit, dark Sentra Darussa'adah Kementerian Sosial Republik Indonesia.

"Bantuan sosial itu secara simbolis diserahkan oleh Pak Bupati pada momentum upacara HUT ke-24 Kabupaten Abdya. Seterusnya akan kita antar langsung bantuan itu kepada penerima manfaat," kata Iin.

Baca juga: Jalan Santai HUT Abdya Berhadiah Sepeda Motor, Kulkas, Mesin Cuci hingga Ratusan Doorprize

Sementara bantuan rumah yang diserahkan berjumlah 25 unit, yaitu 11 rumah bangun baru dan 14 lainnya rehab. Rumah-rumah tersebut dibangun pada tahun 2025 melalui Baitul Mal Kabupaten Abdya.

Anak Yatim dan Duafa tidak Boleh Terabaikan

Bupati Abdya Safaruddin dalam sambutannya pada HUT Ke-24 Abdya mengatakan, sebagai wujud nyata dari tanggung jawab moral dan amanah yang di emban, ia bersama Wakil Bupati Zaman Akli akan terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian lebih. 

"Anak-anak yatim tidak boleh merasa sendiri, kaum duafa tidak boleh terabaikan, termasuk penyandang disabilitas, dan masyarakat yang masih tinggal di rumah tidak layak huni juga harus mendapatkan solusi yang nyata," kata Safaruddin.

Oleh karena itu, sebut Safaruddin, berbagai program santunan, bantuan sosial, serta pembangunan dan rehabilitasi rumah layak huni terus di dorong secara berkelanjutan. 

"Ini bukan semata-mata program seremonial, tetapi bagian dari ikhtiar kita untuk menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat Abdya," tuturnya.

Safaruddin menyebutkan, pada bulan suci Ramadhan lalu, disamping melaksanakan Safari Ramadhan, ia secara langsung turun ke lapangan melaksanakan kegiatan sahur dengan mengunjungi rumah-rumah warga yang masih dalam kondisi tidak layak huni. 

"Dalam kunjungan tersebut, kami menyaksikan sendiri kondisi yang sangat memprihatinkan, di mana masih ada saudara-saudara kita yang tinggal di rumah beralaskan tanah dan berdinding pelepah rumbia," ujarnya 

"Tentu ini menjadi pukulan batin bagi kita semua. Kita merasa terkejut dan prihatin, karena di tahun 2026 ini, ketika Indonesia telah lebih dari 80 tahun merdeka, masih ada masyarakat kita yang hidup dalam kondisi seperti itu," pungkas Safaruddin. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved